Bernas.id ? Gerai makanan cepat saji McDonald?s yang beroperasi di Korsel tengah terjerat masalah. Channel News Asia mengabarkan kalau petugas keamanan setempat melakukan penggrebekan ke kantor McDonald?s di Seoul menyusul beredarnya kabar kalau makanan yang disajikan di McDonald?s berada dalam kondisi tidak matang.
Dalam penggrebekan tersebut, petugas keamanan dilaporkan menyita sejumlah dokumen untuk keperluan penyelidikan. Mereka juga menyita dokumen milik tiga perusahaan lain yang memasok bahan baku untuk McDonald?s.Juru bicara McDonald?s Seoul secara terpisah membenarkan kalau penggrebekan memang terjadi di kantor mereka.
Penggrebekan itu sendiri dilakukan menyusul dilayangkannya keluhan demi keluhan kepada gerai makanan asal AS tersebut. Bulan Juli lalu, seorang konsumen mengirimkan keluhan resmi setelah anaknya yang baru berusia 4 tahun didiagnosa mengalami gangguan pada ginjalnya setelah mengkonsumsi burger buatan McDonald?s setahun sebelumnya.
Keluhan juga dilayangkan oleh orang-orang tua lainnya yang mengaku kalau anak-anak mereka jatuh sakit seusai memakan makanan McDonald?s. Dua bulan lalu, sejumlah konsumen restoran McDonald?s di Jeonju mengalami sakit perut dan demam seusai memakan burger bulgogi yang disajikan di sana.
Seusai peristiwa tersebut, penjualan burger bulgogi yang sudah berlangsung selama tahun 1997 dihentikan untuk keperluan penyelidikan. Pihak McDonald?s pada waktu juga menyatakan kalau pihaknya siap bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mencari tahu penyebab kasus ini.
McDonald?s merupakan jaringan restoran cepat saji yang didirikan oleh McDonald bersaudara pada tahun 1948. Restoran pertama McDonald dibuka di San Bernardino, AS. Sejak itu, restoran-restoran cabang McDonald?s terus bermunculan di dalam dan luar negeri. Sekarang McDonald?s menjadi salah satu jaringan restoran dengan jumlah cabang terbanyak di dunia.
