Bernas.id ? Jim Duff nyaris saja menjadi narapidana kendati ia tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Gara-garanya adalah dia dipergoki polisi saat sedang berpenampilan layaknya perampok. Bahkan polisi sempat menembakkan pistolnya ke arah Duff.
Peristiwa tidak terduga tersebut terjadi di kota Crawfordsville, Indiana, AS timur. Menurut pengakuan pihak kepolisian, awalnya mereka menerima laporan kalau perampokan sedang terjadi di sebuah pabrik bir yang terletak di kota tersebut. Tanpa membuang-buang waktu, polisi langsung bergegas ke lokasi yang maksud.
Ketika salah seorang anggota polisi yang bernama Matt Schroeter menerobos masuk ke dalam bangunan, ia melihat Duff yang sedang memakai penutup wajah dan benda menyerupai senjata api. Schroeter kemudian langsung memerintahkan Duff agar segera menjatuhkan senjatanya.
Alih-alih menurut, Duff yang kebingungan langsung membalikkan badannya ke arah polisi. Mengira kalau Duff hendak melawan, Schroeter spontan menembakkan pistolnya ke arah Duff. Beruntung bagi Duff, peluru yang dilepaskan oleh Schroeter tidak mengenai dirinya.
Duff yang kaget langsung menjatuhkan pistolnya dan kemudian membuka topengnya. Ia lalu menjelaskan kalau pihaknya sedang melakukan pengambilan gambar untuk film. Duff juga menambahkan kalau dirinya berpenampilan demikian karena dirinya sedang memerankan perampok di dalam bank.
Polisi awalnya tidak percaya dengan penjelasan Duff dan kemudian membawanya ke kantor polisi. Setelah mendapat kejelasan kalau proses shooting film memang sedang berlangsung, Duff dibebaskan oleh polisi tak lama kemudian.
Montgomery County Movies selaku perusahaan film yang melakukan proses shooting tersebut membenarkan terjadinya insiden ini dan menyatakan kalau insiden ini hanyalah hasil kesalahpahaman semata. Mereka pun berjanji akan melakukan koordinasi dengan polisi di kemudian hari supaya insiden serupa tidak terulang lagi di masa depan.
