HarianBernas.com ? Kata dramatis nampaknya tidak cukup untuk menggambarkan kondisi wanita ini. Bagaimana tidak, mobil yang dikendarainya awalnya mengalami kecelakaan hingga terguling dari beberapa meter dari jalan raya. Sesudah itu ia nyaris meninggal di dalam mobilnya sendiri akibat mengalami cedera dan terkurung di dalam selama 11 jam.
Peristiwa tersebut mengambil tempat di Taumarunui, Selandia Baru utara. Namun wanita yang sudah berusia kepala empat tersebut masih dinaungi oleh keberuntungan. Saat dirinya merasa pasrah dengan kondisinya, sejumlah pekerja bangunan yang sedang melintas tanpa sengaja melihat mobilnya dan kemudian menyelamatkannya.
Menurut salah seorang pekerja bangunan yang bernama Ricky Balloch, mereka pertama kali menemukan mobil tersebut pada pukul 8 pagi. Ia bersama rekan-rekannya kemudian berjalan mendekati mobil sambil berseru, ?Halo, apakah ada orang di sana??
Tanpa mereka duga, mereka mendengar suara lirih meminta tolong. Ketika mereka melongok mobil, mereka menemukan wanita tersebut masih terikat oleh sabuk pengamannya. Tangan kirinya terlihat patah sehingga ia tidak bisa membebaskan dirinya sendiri.
?Dia terlihat sangat senang,? kata Balloch saat menceritakan ulang apa yang dia saksikan. ?Dia berkata ?Aku pikir tidak akan ada yang berhenti? karena dia sudah ada di sana sejak pukul 9 malam.?
Wanita itu sendiri kemudian dijemput memakai helikopter penyelamat dan dilarikan ke rumah sakit Waikato. Kondisinya dikabarkan masih serius namun stabil. Balloch yang menerima penjelasan dari petugas medis kemudian menjelaskan bahwa jika wanita tersebut terlambat ditolong satu jam saja, ia bakal meninggal akibat kedinginan.
