HarianBernas.com ? Ketakutan akan penyihir masih menjadi problem di Tanzania. Akhir pekan lalu, empat wanita di desa Undomo, Tanzania, tewas dibakar hidup-hidup oleh massa akibat dituduh sebagai penyihir. Kasus tersebut sekaligus menambah panjang kasus pembunuhan yang terjadi di negara Afrika Timur akibat dituduh mempraktikkan ilmu hitam.
Baca John Hurt, Aktor Inggris yang Jadi Pembuat Tongkat Sihir Dalam Film Harry Potter
Menurut laporan yang dirilis oleh Pusat Hak Asasi dan Hukum di Dar es Salam, ada 479 kasus kematian akibat main hakim sendiri yang terjadi sejak bulan Januari hingga Juni tahun ini di Tanzania. Laporan yang sama juga memamparkan kalau ada sekitar 80 wanita yang tewas di Tanzania setiap bulannya akibat dituduh sebagai penyihir.
Helen Kijo-Bisimba selaku kepala eksekutif lembaga ini memaparkan kalau mayoritas kasus pembunuhan terjadi di kota metropolitan Dar es Salam. ?Di saat 117 kasus kematian dilaporkan terjadi di Dar (tahun ini), Mbeya ada di tempat kedua dengan 33 orang tewas, diikuti oleh Mara dengan 28 kasus kematian, dan Geita dengan 26 kasus kematian,? terangnya.
Praktik sihir dan perdukunan sendiri merupakan praktik yang sudah berlangsung di Afrika Timur sejak berabad-abad yang lalu. Jika ada musibah yang terjadi semisal gagal panen dan kematian secara misterius, sihir kerap dianggap sebagai penyebabnya. Kaum wanita lanjut usia menjadi golongan yang paling sering dituduh sebagai penyihir.
Baca Gara-Gara ?Sihir?, Komisi Pemilu Papua Nugini Hitung Ulang Surat Suara
?Insiden (di Undomo) harus dikecam dengan sungguh-sungguh. Kita harus mendidik masyarakat yang memiliki pola pikir ketinggalan zaman bahwa wanita selalu ada di belakang perdukunan,? kata Bisimba seperti yang dikutip oleh Reuters.
