HarianBernas.com ? Uji coba yang dilakukan oleh militer Korut ternyata bukan hanya terbatas pada peluncuran misil. Kepada CNN, pegawai departemen pertahanan AS menjelaskan kalau pihaknya mendeteksi adanya aktivitas yang tidak biasa dari kapal selam Korut pada hari Minggu (30/7/2017) lalu.
Pantauan yang dilakukan oleh militer AS menunjukkan kalau Korut nampaknya sedang menguji sistem peluncur misil pada badan kapal selamnya. Uji coba tersebut dilakukan oleh Korut di pelabuhan militer Sinpo. Pegawai yang namanya tidak disebutkan tersebut lantas menambahkan kalau uji coba macam itu adalah yang ketiga kalinya selama satu bulan terakhir.
Namun uji coba tersebut ternyata bukanlah satu-satunya aktivitas militer Korut yang melibatkan kapal selam. Ia menjelaskan kalau militer AS sempat mendeteksi kapal selam Korut di Laut Kuning yang berada di lepas pantai Tiongkok. Dua kapal selam Korut juga sempat terdeteksi di dekat perairan Jepang selama sekitar satu minggu.
Angkatan laut Korut diperkirakan memiliki sekitar 70 unit kapal selam. Namun sebagian besar kapal selam tersebut merupakan kapal selam generasi tua yang tidak bisa digunakan untuk meluncurkan misil. Uji coba yang terpantau oleh militer AS tersebut lantas memberikan asumsi kalau Korut sedang melakukan pengembangan pada kapal selamnya.
Uji coba kapal selam di Sinpo terjadi hanya beberapa hari setelah Korut melakukan uji coba peluncuran misil bertipe ICBM. Menurut para pengamat, ICBM yang digunakan dalam uji coba di hari Jumat (28/7/2017) sanggup menjangkau kota-kota besar di AS seperti Los Angeles dan Chicago.
