HarianBernas.com ? Insiden mencekam terjadi di gedung pengadilan Moskow, Rusia. Setidaknya 3 orang tewas dan 5 orang lainnya mengalami luka-luka akibat aksi baku tembak pada hari Selasa (1/8/2017) waktu setempat. Semua korban tewas berstatus sebagai terdakwa dalam sidang yang sedang digelar pada hari itu.
Peristiwa ini sendiri bermula ketika sejumlah anggota geng yang menjadi terdakwa dalam sidang ini memberontak dan mencoba merebut paksa senjata dari polisi yang mengawal mereka. Kericuhan pun timbul dan terjadilah aksi tembak menembak. Menurut pengacara Sofya Rubasskaya yang ada di lokasi, ia mendengar ada setidaknya 20 suara tembakan.
Tidak ada polisi yang tewas dalam insiden baku tembak ini. Namun tiga di antara mereka harus menderita luka-luka. Salah satu polisi wanita dilaporkan berlumuran darah di bagian wajahnya. Pasca insiden, gedung pengadilan dievakuasi dan sidang di hari tersebut tidak dilanjutkan.
Menurut wartawan Al Jazeera di Moskow, tiga korban tewas dulunya adalah anggota dari kelompok penjahat berjulukan GTA Gang. Nama tersebut diberikan oleh media-media Rusia karena terinspirasi dari seri game Grand Theft Auto yang terkenal akan unsur kriminalitasnya.
GTA Gang sendiri ditakuti karena di tahun 2014, mereka kerap melakukan pembunuhan tanpa pandang bulu. Modus operandi mereka adalah memasang duri logam di tengah-tengah jalan untuk menjebak mobil yang tengah melintas.
Ketika ada mobil yang terpaksa berhenti akibat mengalami ban bocor, anggota GTA Gang menembak mati pengemudinya dan kemudian melarikan diri. Tidak diketahui secara pasti apa motif mereka melakukan pembunuhan membabi buta tersebut. Pemimpin geng ini dilaporkan tewas ketika hendak ditangkap oleh polisi.
