HarianBernas.com ? Krisis diplomatik yang menimpa kawasan Teluk turut menyita perhatian Recep Tayyip Erdogan. Al Jazeera memberitakan kalau presiden Turki tersebut bakal melakukan kunjungan selama dua hari ke Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar pada hari Minggu (23/7/2017) waktu setempat.
Setibanya di negara-negara tadi, Erdogan bakal melakukan pertemuan dengan pemimpin negara-negara Arab untuk membicarakan masalah krisis diplomatik antara Qatar dan negara-negara Arab lainnya. Arab Saudi menjadi negara pertama dalam rangkaian kunjungan diplomatik ini.
?Kita akan bekerja sampai akhir demi mendapatkan solusi atas masalah sengketa antara negara-negara bersaudara ini,? kata Erdogan. ?Masalah politik sifatnya sementara. Sementara ikatan ekonomi sifatnya permanen. Dan saya memperkirakan para investor dari negara-negara Teluk tentunya lebih memilih ikatan jangka panjang.?
Sejak bulan Juni lalu, sejumlah negara Arab terlibat krisis diplomatik dengan Qatar dan menjatuhkan blokade atas negara kecil tersebut. Negara-negara tadi lantas mengajukan 13 syarat untuk menyelesaikan krisis regional ini. Dua di antara syarat tersebut adalah penutupan stasiun berita Al Jazeera dan pangkalan militer Turki di wilayah Qatar.
Persayaratn-persayaratan tersebut oleh pemerintah Turki lantas dianggap sebagai hal yang tidak sah. Ia juga menyerukan kepada negara-negara Arab untuk lekas mengakhiri krisis ini atas dasar persaudaraan sesama Muslim dan hubungan ekonomi yang dekat.
