HarianBernas.com ? Hubungan Tiongkok dengan India tengah memburuk. Menurut pihak Tiongkok, India sedang menambah jumlah tentaranya di sepanjang perbatasan dengan Tiongkok. Mereka berkumpul di dataran tinggi Doklam yang berbatasan dengan wilayah Tiongkok, India, dan Bhutan.
Wilayah Doklam atau Donglang sekarang sedang menjadi sumber sengketa antara Tiongkok dengan Bhutan. India menyatakan dukungannya terhadap Bhutan dalam masalah sengketa ini. Keputusan India dalam mengerahkan tentaranya tersebut lantas dikritik oleh pemerintah Tiongkok.
Melalui Kementerian Luar Negerinya, Tiongkok meminta supaya India segera menarik mundur tentaranya dari wilayah Doklam jika India memang menginginkan perdamaian. Tiongkok bahkan menuduh India sedang menduduki wilayah berdaulat milik Tiongkok dan sedang menimbun perbekalan untuk militernya.
Tudingan Tiongkok tersebut langsung dibantah oleh Menteri Luar Negeri India, Sushma Swaraj. ?India selalu percaya kalau perdamaian dan ketentraman di perbatasan India-Tiongkok adalah syarat yang penting demi lancarnya hubungan bilateral kami. Kami akan senantiasa berhubungan dengan pihak Tiongkok lewat jalur diplomatik untuk mencari solusi bersama yang saling menguntungkan,? kata Swaraj.
Ketegangan antara Tiongkok dengan India bermula ketika Tiongkok membangun jalan raya di wilayah Doklam pada bulan Juni. India lantas memperingatkan Tiongkok kalau pembangunan jalan raya di dekat perbatasan kedua negara bakal membawa dampak serius di masa depan.
Menurut pihak India, sebanyak 300 tentara dari masing-masing pihak sekarang sudah bersiaga dan hanya berjarak 150 meter. Media Tiongkok di lain pihak mengabarkan kalau negaranya sudah beberapa kali melakukan latihan militerdi dekat wilayah sengketa. India dan Tiongkok pernah terlibat perang pada tahun 1962 akibat masalah sengketa wilayah di perbatasan.
