HarianBernas.com ? Rangkaian uji coba misil yang dilakukan Korea Utara menyebabkan negara tersebut harus menanggung konsekuensinya. PBB belum lama ini menjatuhkan sanksi baru kepada negara pimpinan Kim Jong Un tersebut.
Namun sanksi tersebut nampaknya masih belum cukup untuk membuat Korut merasa gentar. Sekarang Korut justru mengancam kalau pihaknya akan meluncurkan misil ke Guam, sebuah pulau kecil di Pasifik yang ditempati oleh pangkalan militer AS.
Baca Korea Utara Rilis Game Sepak Bolanya Sendiri
Ancaman tersebut diumumkan oleh juru bicara militer Korut melalui kantor berita nasionalnya KCNA. Ia menambahkan serangan ke Guam akan langsung dilakukan begitu Kim Jong Un sudah memberitakan persetujuannya.
Dalam pernyataan yang lain, Korut juga menuduh kalau AS sedang mempersiapkan perang melawan Korut. Juru bicara militer Korut yang lain kemudian memperingatkan bahwa jika AS pada akhirnya benar-benar memulai perang melawan Korut, pihaknya akan melawan habis-habisan dan siap menyapu bersih seluruh benteng yang dimiliki oleh AS, termasuk yang terletak di daratan utama AS.
Peringatan yang dibuat oleh militer Korut tersebut langsung ditanggapi oleh Eddie Calvo. Gubernur Guam tersebut memperingatkan bahwa pihaknya sudah bersiap dengan kemungkinan apapun melalui sistem pertahanan yang sudah terpasang secara strategis. Calvo juga menambahkan kalau pihaknya sudah berkomunikasi dengan Gedung Putih.
Baca Militer AS Deteksi Aktivitas Rahasia Kapal Selam Korea Utara
Pulau Guam terletak di tengah-tengah Samudera Pasifik dan berjarak kurang lebih 2.200 km di sebelah tenggara Korut. Secara geografis, Guam berlokasi lebih dekat dengan Korut dibandingkan dengan daratan AS. Pulau tersebut menjadi milik AS sejak tahun 1898 setelah sebelumnya dikuasai oleh Spanyol.
