HarianBernas.com ? Membuat tato adalah hal yang lazim dilakukan oleh pesepak bola, tak terkecuali Leroy Sane. Namun pemain depan Manchester City tersebut melakukannya tanpa tanggung-tanggung. Ia merelakan seluruh bagian punggungnya dijadikan kanvas sebagai tempat untuk memajang tatonya tersebut.
Tato Sane sendiri menampilkan sosok dirinya sendiri yang sedang berlari sambil membentangkan tangan. Di sisi kanan punggungnya terdapat gambar tato menyerupai tribun penonton. Sementara di punggung kirinya terdapat gambar tato berbentuk jam raksasa.
Tato itu sendiri terinspirasi dari selebrasi Sane saat mencetak gol ke gawang Monaco di babak 16 besar Liga Champions musim 2016/17. Pilihan yang cukup menarik karena dalam pertandingan yang sama, City sebenarnya menelan kekalahan 1-3 sehingga harus tersingkir dini dari Liga Champions.
Tato raksasa di punggung Sane sendiri sebenarnya bukanlah tato yang benar-benar baru. Foto yang tertangkap oleh awak media menunjukkan kalau Sane sudah memiliki tato di punggungnya sejak bulan Mei.
Namun foto terbaru yang diunggah pada awal pekan ini menunjukkan kalau tato tersebut mengalami sedikit perubahan. Bagian punggung kirinya yang awalnya kosong sekarang memiliki tato bergambar jam. Bagian dada seragamnya juga tidak lagi memperlihatkan logo klub karena bagian tersebut kini ditutupi oleh garis hitam panjang.
Apakah perubahan tato ini menyiratkan kalau Sane ingin pindah dari Manchester City? Tidak ada yang tahu pasti selain Sane sendiri. Kendati musim lalu penampilannya tidak begitu menonjol, pemain yang dibeli seharga 37 juta poundsterling tersebut memiliki kontribusi yang cukup signifikan melalui 9 gol yang dicetaknya di semua ajang resmi.
