HarianBernas.com ? Tak ada batu dan semen, jerami pun jadi. Mungkin itulah yang ada di benak Roman Ponomaryov. Petani asal Rusia tersebut membangun stadion mini di tepi kota Stavropol dengan hanya menggunakan timbunan jerami.
Menurut laporan yang diangkat oleh ESPN, stadion mini tersebut menghabiskan 4.500 bal jerami dan menelan biaya setara hampir 9 juta rupiah. Untuk membuat stadion mini tersebut terlihat semakin mirip dengan stadion aslinya, Ponomaryov juga membuat bangunan berunda-undak sebagai tribunnya.
Stadion mini ini sendiri bukan hanya berfungsi sebagai pemandangan semata. Akhir pekan lalu, dua tim amatir setempat melakukan pertandingan di dalam stadion dan disaksikan oleh 300 penonton yang memadati bagian tribun.
Ponomaryov juga memiliki motif lain di balik pembangunan stadion mini. Ia ingin menyongsong momen Piala Dunia yang bakal digelar di negaranya sambil menyindir proyek pembangunan stadion baru yang kelanjutannya semakin berlarut-larut. Itulah sebabnya di pintu masuk stadion, Ponomaryov juga memasang umbul-umbul berlogo klub Zenit.
Stadion yang dipermasalahkan oleh Ponomaryov tersebut adalah Zenit Arena di kota St. Petersburg, Rusia. Pembangunan stadion tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2007. Namun kenyataannya stadion tersebut masih belum selesai dibangun hingga satu dasawarsa berikutnya. Molornya pembangunan juga menyebabkan biaya pembangunan stadion ini membengkak hingga puluhan milyar rubel.
