HarianBernas.com ? Enam tahun lalu, serpihan tulang dinosaurus ditemukan di sebuah pertambangan di Kanada. Fosil tersebut sekarang menjadi objek pameran di sebuah museum paleontologi di Alberta, Kanada. Dinosaurus pemilik fosil itu sendiri teridentifikasi sebagai sejenis dinosaurus berkaki empat dan bercangkang tebal yang bernama ilmiah Borealopelta markmitchelli.
Baca Terungkap, Dinosaurus Terbesar di Dunia Berasal dari Negara Ini
Dinosaurus yang sama dipercaya menghuni permukan Bumi 110 juta tahun yang lalu. Dengan tubuh yang dilapisi kulit keras dan dipenuhi duri, B. marmitchelli sepintas terlihat sebagai dinosaurus yang ganas dan menyeramkan. Namun dinosaurus ini sendiri aslinya hanyalah pemakan tumbuhan yang memanfaatkan cangkang kerasnya untuk melindungi diri.
Namun metode perlindungan yang dimiliki B. marmitchelli ternyata bukan hanya terbatas pada kulit kerasnya saja. Menurut ilmuwan Jakob Vinther yang meneliti langsung fosil dinosaurus ini, B. marmitchelli juga melindungi diri dengan cara bersembunyi sambil menyamar.
Dengan menganalisa unsur-unsur yang ada pada fosil, Vinther dan rekan-rekannya memperkirakan kalau B. marmitchelli memiliki tubuh bagian atas yang berwarna kemerahan dan tubuh bagian bawah berwarna lebih terang. Kombinasi warna tersebut membuat B marmitchelli menjadi lebih sulit dilihat dari kejauhan.
Baca Patung-Patung Dinosaurus di Australia Kehilangan Kepalanya
Temuan ini sekaligus mengesampingkan pendapat dari pakar dinosaurus lainnya yang menyebut kalau dinosaurus macam Tyrannosaurus aslinya hanyalah hewan pemakan bangkai yang tidak memburu dinosaurus lain. ?Metode kamuflase ini menunjukkan kalau (B. marmitchelli) masih diburu oleh hewan lain secara teratur. Mereka dilahap dan dimakan oleh dinosaurus berkaki dua yang berukuran besar,? kata Vinther.
