HarianBernas.com ? Franz Wrousis hanyalah seorang pria yang sudah berusia kepala lima. Namun tindak tanduk pria ini menyebabkan pihak kepolisian Swiss dan negara tetangganya harus bersusah payah. Pasalnya awal pekan ini, Wrousis yang dilengkapi dengan gergaji mesin sempat melakukan penyerangan secara membabi buta.
Peristiwa menyeramkan tersebut terjadi di gedung asuransi milik CSS yang terletak di kota Schaffhausen, Swiss. Tidak ada korban tewas akibat serangan yang dilakukan oleh Wrousis. Namun 5 orang harus menderita cedera di mana satu di antaranya diketahui menderita cedera serius dan berprofesi sebagai pegawai asuransi.
Pencarian besar-besaran yang turut melibatkan pihak keamanan negara tetangga pun digelar oleh otoritas keamanan Swiss. Jerih payah mereka akhirnya membuahkan hasil. Pada hari Rabu (26/7/2017) waktu setempat, Wrousis berhasil ditangkap di kota Thalwil yang terletak di Jerman selatan dan berjarak 60 km dari lokasi kejadian.
Masih belum diketahui apa motif Wrousis melakukan penyerangan. Namun polisi meyakini kalau aksi ini tidak memiliki unsur terorisme. CSS yang kantornya menjadi lokasi peristiwa ini sendiri menutup kantor-kantornya selama pencarian untuk menemukan pelaku penyerangan masih berlangsung.
Menurut kesaksian seorang pria bernama Samuel yang tempat tinggalnya dekat dengan lokasi ditemukannya mobil milik Wrousis, ia mengaku sering melihat Wrousis. Ia berasumsi kalau Wrousis menderita skhizofrenia karena ia gemar menutup diri dan bertingkah aneh. Namun Samuel dan para tetangganya pada waktu itu tidak menganggap Wrousis sebagai ancaman.
?Terakhir kali saya melihatnya adalah pada hari Minggu pagi, saat saya berjalan-jalan dengan anjing kami. Dia terlihat berdiri sambil diam, karena dia melihat saya datang atau orang lain datang dan dia tidak bergerak sama sekali hingga orang-orang pergi,? ungkap Samuel seperti yang dikutip oleh Reuters.
