HarianBernas.com ? Kepulauan Solomon adalah nama dari sebuah negara kepulauan di Samudera Pasifik. Negara tersebut dalam waktu dekat bakal memiliki kabel internet bawah laut sepanjang 4 ribu kilometer yang terhubung langsung dengan Australia. Namun rencana tersebut terancam gagal terwujud. Apa pasal?
Baca juga Perketat Sensor di Dunia Maya, Otoritas Tiongkok Blokir WhatsApp
Sydney Morning Herald mengabarkan kalau kepala badan intelijen Australia merasa keberatan dengan pembangunan jaringan kabel internet antara Kepulauan Solomon dengan Australia. Pasalnya pemasangan jaringan kabel tersebut dilakukan oleh perusahaan Huawei yang berbasis di Tiongkok.
Faktor keamanan menjadi alasan utama mengapa Australia merasa tidak suka dengan keterlibatan Huawei dalam proyek ini. Menurut bekas Sekretaris Pertahanan Australia Dennis Richardson, Tiongkok sangat aktif melakukan kegiatan mata-mata terhadap Australia.
Baca juga Wah, PLTS Ini Bentuknya Mirip Panda Raksasa
Pemasangan kabel bawah laut ini pada awalnya bakal dilakukan oleh perusahaan asal Inggris dan Australia. Namun pada tahun 2016 lalu, pemerintah Kepulauan Solomon menghentikan pengembangan proyek ini dengan alasan yang tidak jelas. Mereka kemudian menggandeng Huawei untuk melanjutkan rencana pemasangan kabel bawah laut ke Australia.
Kabel bawah laut yang hendak dipasang itu sendiri diharapkan bisa menjadi solusi atas masalah internet di Kepulauan Solomon. Selama ini masyarakat Kepulauan Solomon mengandalkan satelit untuk keperluan komunikasinya.
