HarianBernas.com ? Liga Super Tiongkok atau CSL sekarang dikenal sebagai salah satu liga termewah di dunia. Pasalnya nama-nama beken di dunia sepak bola seperti Carlos Tevez, Hulk, hingga Oscar dapat dijumpai di kasta tertinggi sepak bola Tiongkok. Namun di tengah gemerlap tersebut, beredar kabar yang tidak sedap mengenai masa depan liga yang bersangkutan.
Sebanyak 13 klub CSL dilaporkan memiliki hutang yang sangat besar terkait biaya transfer dan penggajian pemain. Jika masalah hutang tersebut tidak diselesaikan tepat waktu, ketiga belas klub yang bersangkutan terancam didiskualifikasi dari CSL dan hanya menyisakan 3 klub peserta.
Kabar ini sendiri pertama kali muncul ketika AFC mengirimkan surat resmi bertanggal 11 Juli kepada asosiasi sepak bola Tiongkok (CFA). Dalam surat tersebut, disebutkan nama-nama klub yang dianggap memiliki masalah dalam hal finansial.
AFC dalam surat yang sama juga memberi tenggat waktu hingga 31 Agustus supaya klub-klub yang disebutkan menyelesaikan masalah hutangnya. Jika persyaratan tersebut gagal dipenuhi, klub-klub tersebut bakal dilarang mengikuti CSL mulai tahun 2018.
Klub-klub CSL langsung bergerak cepat menanggapi kabar tersebut. Shangai SIPG melalui akun media sosial resminya menjelaskan kalau pihaknya sudah melunasi kewajibannya dan mengirimkan buktinya kepada CFA. Sementara juru bicara Jiangsu Suning, Shandong Luneng, dan Beijing Guoan menjelaskan kalau pihaknya masih menyelidiki kasus ini.
Baca juga:
