HarianBernas.com ? Publik Jerman kembali dikejutkan oleh insiden serangan membabi buta. Seorang pria memasuki pusat perbelanjaan di kota Hamburg dan menyerang orang-orang di sekitarnya memakai pisau sebelum ditangkap oleh polisi. Akibat aksinya tersebut, satu orang harus tewas dan 6 lainnya menderita luka-luka.
Hari Sabtu waktu setempat (29/7/2017) atau sehari pasca terjadinya insiden tersebut, polisi Hamburg menjelaskan kalau tersangka adalah seorang pemuda berusia 26 tahun kelahiran Uni Emirat Arab. Polisi tidak mengumumkan identitas pelaku karena hal tersebut bertentangan dengan undang-undang privasi Jerman.
Kathrin Hennings selaku juru bicara kepolisian Hamburg juga menjelaskan kalau pelaku sebelumnya sudah pernah dipantau oleh polisi karena tertarik dengan paham radikal Islam. Namun karena tersangka dianggap tidak akan membawa ancaman dalam waktu dekat, polisi Jerman tidak melakukan penangkapan kepadanya.
Polisi sendiri tidak yakin apakah pelaku melakukan aksinya atas motif agama atau dorongan lain. Ia juga diketahui tidak memiliki kaitan dengan jaringan teroris manapun. Spekulasi kalau pelaku melakukan aksinya akibat masalah gangguan mental pun muncul. Hennings kemudian menambahkan kalau sekarang pihak kepolisian sedang menggeledah kediamannya untuk mencari tahu motif asli tersangka.
Menurut para saksi, pelaku mengambil pisau dapur yang dijual dan menggunakannya untuk menyerang orang-orang di sekitarnya. Korban tewas teridentifikasi sebagai seorang pria berusia 50 tahun. Pelaku sempat berlari ke luar pusat perbelanjaan, namun dirinya dipojokkan oleh sejumlah pejalan kaki yang menggunakan meja untuk melindungi dirinya sambil mendekati pelaku.
Baca juga:
3 Prajurit AS Dibunuh Tentara Afghanistan dalam Serangan Jebakan
Pemerintah Inggris Ingin Perberat Hukuman Terhadap Pelaku Serangan Air Keras
