HarianBernas.com ? Semut kerap dianggap sebagai hewan yang menyebalkan. Pasalnya, jika Anda tidak sengaja membiarkan makanan manis berada dalam kondisi terbuka, dalam waktu yang sebentar saja, makanan tersebut pasti dikerubungi semut. Semut juga bisa memberikan rasa sakit jika serangga tersebut tanpa sengaja menempel di kulit dan menggigit orang yang dihinggapinya.
Namun, gangguan yang anda terima tersebut mungkin masih belum seberapa jika dibandingkan dengan semut yang satu ini. Baru-baru ini, ratusan ekor semut api yang berasal dari luar Jepang ditemukan di kota pelabuhan Osaka, Jepang. Semut tersebut diperkirakan masuk ke Jepang akibat terbawa dalam muatan yang datang dari Hong Kong.
Ada sekitar 60 ekor semut api yang ditemukan di mana salah satu di antaranya teridentifikasi sebagai ratu semut. Penyemprotan memakai pestisida pun dilakukan di tempat-tempat ditemukannya semut tersebut. Kementerian Lingkungan Jepang memperkirakan kalau ada lebih dari 100 ekor semut api yang berhasil masuk ke Osaka.
Kementerian Lingkungan Jepang menanggapi serius penemuan semut ini karena ratu semut api bisa menghasilkan seribu butir telur setiap harinya. Semut yang sama juga bisa membawa dampak serius bagi manusia karena jika sampai menyengat orang yang memiliki alergi, orang yang bersangkutan bisa mengalami demam dan gangguan pernapasan.
Langkah serius pun diambil oleh pemerintah Jepang untuk membasmi mereka sebelum bisa berkembang menjadi terlampau besar. Sebanyak 63 pelabuhan yang kerap menerima muatan kargo dari Tiongkok diwajibkan melakukan pemeriksaan secara seksama terhadap setiap muatan yang masuk untuk memastikan tidak ada semut yang lolos.
