HarianBernas.com ? Korea Utara aslinya merupakan negara yang kaya. Sepintas kalimat tersebut terlihat menggelikan karena kenyataannya negara otoriter ini masih bergantung pada bantuan kemanusiaan dari negara-negara lain. Namun kalimat tersebut juga bukan kalimat tanpa dasar. Pasalnya di negara pimpinan Kim Jong Un tersebut, tersimpan cadangan mineral yang bernilai sangat tinggi.
9News memberitakan kalau di wilayah Korut, tersimpan lebih dari 200 macam mineral bernilai ekonomi tinggi. Sebagian dari mineral tersebut mencakup emas, baja, tembaga, hingga batu kapur. Nilai total cadangan mineral tersebut diperkirakan mencapai 7 trilyun dollar alias setara 93.100 trilyun rupiah!
Tingginya cadangan mineral berharga mahal tersebut sayangnya tidak bisa dinikmati dengan mudah oleh Korut. Pasalnya diperlukan biaya yang tidak sedikit dan peralatan tambang yang canggih untuk mengekstrak cadangan mineral tadi ke permukaan. Sekarang aktivitas penambangan menyumbang 14 persen untuk perekonomian negara.
Kendala lain bagi Korut untuk memanfaatkan kekayaan alam yang dimilikinya adalah adanya sanksi internasional dari PBB. Sanksi tersebut menyebabkan Korut kesulitan menjual batuan mineral yang sudah ditambangnya. Sanksi tersebut mencakup larangan ekspor barang tambang dan dijatuhkan oleh PBB sebagai hukuman atas uji coba senjata nuklir yang dilakukan oleh militer Korut.
