HarianBernas.com ? Petualangan Atletico Madrid di Liga Champions dipastikan berakhir. Klub asuhan Diego Simeone tersebut harus angkat koper usai disingkirkan rival sekotanya Real Madrid di babak semi final. Atletico memang berhasil mengalahkan Real Madrid dalam leg kedua dengan skor tipis 2-1. Namun kemenangan tersebut tidaklah cukup karena di leg pertama Atletico kalah dengan skor 0-3.
Seusai pertandingan, para suporter Atletico terlihat mencabuti kursi-kursi stadion Vicente Calderon. Apakah mereka marah akan kegagalan klub mereka sehingga mereka lantas berbuat onar dan merusak stadion kandangnya sendiri? Ternyata tidak juga. Mereka mencabuti kursi stadion klub kebanggaan mereka sendiri karena mereka ingin mengamankan oleh-oleh dari stadion tersebut sebelum Atletico pindah ke stadion lain.
Ya, pertandingan kandang melawan Real Madrid pada hari Kamis (11/5/2017) dini hari lalu memang merupakan pertandingan kandang terakhir Atletico di Eropa. Pasalnya mulai musim depan, Atletico bakal pindah ke Wanda Metropolitano yang berkapasitas 67.000 penonton dan terletak di timur laut kota Madrid. Stadion Vicente Calderon sendiri rencananya bakal dihancurkan.
Hal itulah yang mendorong suporter Atletico untuk mengambil kursi-kursi dari Vicente Calderon supaya mereka memiliki kenangan terakhir dari stadion yang sudah menjadi kandang Atletico selama setengah abad tersebut. Namun entah karena lupa atau sudah siap dengan resikonya, Atletico sebenarnya masih harus melakukan satu pertandingan kandang lagi sebelum musim ini berakhir.
Pertandingan tersebut adalah pertandingan lanjutan Liga Spanyol melawan Athletic Bilbao pada tanggal 21 Mei nanti. Karena kursi-kursi di Vicente Calderon sudah habis dipreteli, para suporter yang datang ke stadion kelak dipastikan harus berdiri selama 90 menit. Ada-ada saja…
