HarianBernas.com ? Gelombang pengungsi dari Timur Tengah masih menjadi masalah pelik bagi masyarakat Eropa hingga sekarang. Tidak sedikit dari pengungsi tersebut harus menerima perlakuan yang tidak mengenakkan di sepanjang perjalanannya. Video yang beredar baru-baru ini kian menambah panjang daftar perlakuan negatif yang diterima oleh kaum pengungsi di Eropa.
Menurut informasi yang dihimpun oleh The Independent, video tersebut berlokasi di Serbia. Video itu sendiri menampilkan sejumlah orang berseragam dan bertopeng gas yang sedang menyemproti bangunan memakai semacam gas. Menurut penjelasan orang yang merekam video tersebut, orang-orang tersebut adalah petugas pemerintah Serbia.
Ia kemudian menambahkan bahwa bangunan tersebut aslinya adalah barak kosong yang digunakan oleh pengungsi untuk menginap. Rombongan petugas tadi lantas menyemproti bangunan tersebut memakai gas yang nampaknya adalah insektisida supaya mereka lekas pergi dari sana.
Sang perekam video kemudian menjelaskan kalau penyemprotan terjadi kendati masih ada pengungsi yang tinggal di dalamnya. Namun tuduhan tersebut dibantah oleh salah seorang petugas yang terlihat-lihat melambaikan tangannya. Juru bicara Komisariat Pengungsi Serbia secara terpisah menyatakan kalau pihaknya tidak pernah memerintahkan penggunaan insektisida untuk menghalau pengungsi.
Serbia merupakan negara yang terletak di wilayah timur Eropa. Negara ini merupakan salah satu negara yang paling terkena dampak arus pengungsi dari Timur Tengah karena lokasinya yang berada di antara Turki dan wilayah Uni Eropa. Sepekan sebelumnya, otoritas Serbia dilaporkan mengusir paksa 1.200 pengungsi dari tenda sementara yang terletak di dekat ibukota Beograd.
