HarianBernas.com – Keberadaan minyak bumi sama sekali tidak bisa dipisahkan dari mobil. Pasalnya hasil-hasil olahan minyak bumi seperti bensin dan solar diperlukan oleh mobil sebagai sumber tenaganya. Sayangnya minyak bumi yang masih tersisa di bawah permukaan bumi jumlahnya kian menipis. Ide untuk mengembangkan mobil berbahan bakar alternatif pun kian banyak dilirik.
Pemerintah India memandang hal tersebut secara serius. Rencana ambisius pun digulirkan oleh Menteri Energi Terbarukan Piyus Goyal. Ia mengumumkan kalau tahun 2030 mendatang, India diharapkan tidak punya lagi mobil berbahan bakar minyak. Semua mobil yang beredar di India pada tahun tersebut bakal digantikan oleh mobil berbahan bakar listrik.
Goyal kemudian menjelaskan rencana jangka panjangnya mengenai bagaimana mewujudkan hal tersebut. Selama dua hingga tiga tahun mendatang, pemerintah India akan membantu mendanai industri mobil listrik di India. Lalu sesudah itu, industri mobil listrik India diharapkan sudah bisa mandiri sepenuhnya dengan mengandalkan pemasukan dari konsumen.
India sendiri sekarang ini memiliki lebih dari 28 juta mobil berbahan bakar minyak. Untuk mendorong masyarakat supaya bersedia beralih ke mobil listrik, Goyal berencana memperkenalkan konsep mobil listrik ke kota-kota besar semisal ibukota Delhi. Salah satu dasar pertimbangannya adalah karena kota-kota besar memiliki tingkat polusi yang lebih tinggi.
Goyal juga memiliki solusi untuk mengatasi problem kalau pengisian tenaga mobil listrik memakan waktu yang lama. Menurut penjelasannya, pemilik mobil listrik tidak perlu menunggu lama untuk mengisi baterai mobilnya hingga penuh. Ia hanya perlu pergi ke pom bensin terdekat dan menukarkan baterai miliknya yang sudah kosong dengan baterai yang sudah terisi penuh.
