HarianBernas.com ? Perjalanan panjang Liga Premier Inggris musim 2016/17 akhirnya berakhir sudah. Watford berhasil memastikan diri bakal kembali ambil bagian untuk perhelatan Liga Premier musim depan setelah mengakhiri musim ini di peringkat ke-17. Prestasi tersebut sebenarnya bukanlah prestasi yang terlampau buruk mengingat Watford baru kembali berpartisipasi di Liga Premier sejak musim lalu.
Namun keberhasilan Watford mengakhiri musim ini di luar zona degradasi nyatanya masih belum memuaskan petinggi klub. Gino Pozzo selaku pemilik klub Watford memastikan kalau musim depan klub berjulukan The Hornets tersebut tidak akan dilatih lagi oleh Walter Mazzarri. Marco Silva yang sekarang tengah melatih Hull City diisukan bakal menjadi manajer baru Watford.
Isu kalau Mazzarri bakal dipecat sebenarnya sudah kencang berhembus menjelang pekan terakhir Liga Premier. Menurut laporan yang diangkat oleh tabloid The Daily Mail, buruknya hubungan antara Mazzarri dengan para pemain dan staf klub menjadi penyebab utama mengapa manajer asal Italia tersebut dipecat pada akhir musim ini.
Faktor bahasa menjadi salah satu penyebab renggangnya hubungan Mazzarri dengan para pemain. Ia tidak bisa berbahasa Inggris dan membutuhkan bantuan penerjemah supaya bisa menyampaikan maksudnya. Dalam salah satu pertandingan, pecinta formasi 3 bek tersebut bahkan sempat beteriak-teriak dalam bahasa Italia kepada bek sayap Daryl Janmaat. Padahal Janmaat adalah orang Belanda dan dia tidak paham bahasa Italia.
Mazzarri juga dikabarkan memiliki sikap yang arogan dan keras kepala. Ketika melakukan sesi rapat perdana dengan para pemain, ia menganggap performa Watford di musim 2015/16 sebagai performa yang buruk. Padahal Watford pada musim itu berhasil menduduki peringkat ke-13 kendati banyak dijagokan sebagai kandidat kuat degradasi. Ia juga sempat meniadakan hari libur selama dua pekan kepada para pemain dan staf setelah Watford dibantai 0-3 oleh Leicester pada tanggal 6 Mei.
Buruknya hubungan antara Mazzarri dengan para pemain lantas turut berdampak pada performa di lapangan hijau. Setelah sempat menembus zona tujuh besar pada bulan-bulan awal Liga Premier musim ini, posisi Watford terus melorot sebelum akhirnya terdampar tepat di atas zona degradasi. Dalam pertandingan terakhir di kandang sendiri, Watford bahkan dicukur 0-5 oleh Manchester City.
Kegagalan Mazzarri mengangkat performa Watford merupakan hal yang agak disayangkan mengingat pelatih ini memiliki rekam jejak yang cukup bagus di tanah airnya. Ia sukses membawa Napoli menjadi pesaing kuat Juventus di papan atas sembari mengorbitkan pemain-pemain yang sebelumnya kurang dikenal seperti Edinson Cavani dan Ezequiel Lavezzi. Sebelum melatih Watford, Mazzarri juga sempat menukangi Inter dan membawa klub tersebut lolos ke turnamen Eropa pada tahun 2014.
