HarianBernas.com ? Madagaskar adalah nama dari negara pulau yang terletak di seberang timur Benua Afrika. Karena lokasinya yang terpisah dari daratan, Madagaskar pun memiliki flora dan fauna yang tidak bisa ditemukan di belahan dunia lainnya. Namun, para ilmuwan memperingatkan kalau flora dan fauna khas Madagaskar terancam musnah dalam kurun waktu dekat.
Dalam laporan yang dibuat oleh tim ilmuwan lembaga riset Kew di Inggris, ribuan spesies flora dan fauna khas Madagaskar menghadapi bahaya kepunahan. Penggundulan hutan dan pengrusakan habitat oleh penduduk setempat menjadi penyebab utamanya.
Ancaman yang menimpa keberagaman hayati Madagaskar sendiri tidak lepas dari kemiskinan di negara tersebut. ?Masalahnya adalah (negara) ini adalah negara yang sangat miskin dan mayoritas penduduknya hidup sebagai petani kecil. Mereka menebangi hutan dan membakar batang pohonnya untuk kayu bakar serta untuk membuka lahan yang bisa digunakan untuk berladang dan memelihara ternak,? kata salah seorang anggota tim peneliti yang bernama Stuart Cable.
Ilmuwan lain yang bernama David Goyder menyodorkan faktor lain sebagai penyebab terancam punahnya flora dan fauna khas Madagaskar. Menurut Goyer, banyak tanaman dari luar pulau yang masuk ke Madagaskar dan tumbuh di sana. Tanaman-tanaman tersebut sayangnya jauh lebih mudah terbakar saat musim kering. Jika tanaman tersebut mengalami kebakaran, flora dan fauna setempat turut menerima imbasnya.
Perubahan iklim menjadi alasan lain di balik kian sempitnya habitat liar di Madagaskar. ?Wilayah selatan berubah menjadi jauh lebih kering, dan penduduk setempat mulai pindah ke wilayah utara yang selama ini aman dari kegiatan ladang tebas bakar. Hasilnya adalah semakin luasnya habitat liar yang rusak,? tambah Goyer.
Pemerintah Madagaskar sendiri sebenarnya sudah memperluas area hutan lindung selama beberapa tahun terakhir. Namun spesies-spesies baru bunga yang ditemukan di Madagaskar berada di luar kawasan hutan lindung dan hanya berjumlah sedikit sehingga mereka memiliki resiko kepunahan yang besar. ?Kepunahan terjadi setiap waktu di sini. Itu adalah hal yang amat menakutkan,? kata Cable.
