HarianBernas.com ? Malang betul nasib mendiang Hugo Chavez. Negara Venezuela yang sudah susah payah dibangunnya kini harus berada dalam kondisi porak poranda. Rakyat Venezuela yang dulu menyanjungnya kini juga tidak lagi menghormati warisannya.
Associated Press memberitakan kalau para demonstran membakar sebuah rumah di Barinas, Venezuela barat pada hari Senin (22/5/2017) waktu setempat. Rumah tersebut bukanlah rumah biasa karena di sanalah Hugo Chavez pernah menghabiskan masa kecilnya.
Rumah tempat Hugo Chavez kecil tinggal bukanlah satu-satunya bangunan yang menjadi sasaran kemarahan demonstran. Mereka juga merobohkan setidaknya 5 patung Hugo Chavez. Jika hal-hal tadi masih belum cukup parah, para demonstran juga membakar bangunan-bangunan pemerintah di kota Barinas.
?Adalah hal yang cukup simbolik kalau warga sengaja menumpahkan rasa frustrasinya kepada pencetus Revolusi Bolivar,? kata wakil Dewan Amerika Eric Farnsworth. Revolusi Bolivar adalah istilah yang digunakan oleh Chavez untuk mengubah Venezuela menjadi negara yang mandiri dan berpengaruh. Kata ?Bolivar? sendiri diambil dari Simon Bolivar, tokoh penggagas kemerdekaan negara-negara Amerika Selatan.
Di ibukota Caracas dan sekitarnya, situasinya juga tidak kalah kacau. Bentrokan antara aparat dengan demonstran kian sering terjadi. Penjarahan terjadi di mana-mana. Militer Venezuela juga mendirikan barikade di sejumlah ruas jalan untuk mencegah demonstran mencapai gedung Kementerian Kesehatan.
Kian mencekamnya kondisi di ibukota merupakan efek lanjutan dari peristiwa yang terjadi di hari Minggu. Di hari tersebut, beredar video yang menampilkan seorang demonstran dibakar hidup-hidup. Menurut Presiden Nicolas Maduro, orang yang dibakar tersebut adalah demonstran pendukung pemerintah dan ia sekarang tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Sejumlah saksi mata mengklaim pria tersebut dibakar hidup-hidup karena mencoba mencuri dari kawanan demonstran.
