HarianBernas.com – Bagi mereka yang mengikuti Liga Inggris sejak tahun 2000-an, Blackburn Rovers tidak dipandang sebagai tim kuat. Padahal, klub berlogo bunga mawar ini merupakan satu dari sedikit klub yang pernah menjuarai Liga Premier Inggris. Tepatnya, pada musim 1994/95 saat mereka masih dilatih oleh Kenny Dalgish dan diperkuat oleh penyerang haus gol Alan Shearer.
Lebih dari 20 tahun berlalu, kondisi Blackburn sekarang berbalik 180 derajat. Mereka harus bermain di kasta kedua Liga Inggris sejak tahun 2012. Akhir musim 2016/17 ini, kemerosotan Blackburn akhirnya mencapai titik nadirnya. Mereka dipastikan terdegradasi ke kasta ketiga kendati di pertandingan terakhir berhasil mengalahkan Brentford di kandang lawan dengan skor meyakinkan 3-1.
Kemenangan tersebut tidak cukup menyelamatkan Blackburn karena di saat yang bersamaan, Nottingham Forest berhasil mengalahkan tamunya Ipswich dengan skor telak 3-0. Kemenangan tersebut menjadikan Blackburn dan Forest sama-sama memiliki nilai 51. Namun, Blackburn-lah yang harus turun kasta karena mereka memiliki selisih gol yang lebih buruk dibandingkan Forest.
Blackburn sendiri mengawali pertandingan kontra Brentford dengan meyakinkan. Di saat babak pertama baru berjalan 16 menit, Blackburn sudah unggul 2 gol melalui tendangan bebas Charlie Mulgrew dan tendangan jarak jauh Danny Guthrie. Sesudah itu, Blackburn tampil defensin dan hanya sesekali melakukan serangan balik untuk mengamankan keunggulannya.
Brentford berhasil memperkecil keunggulan setelah Lasse Vibe berhasil memanfaatkan umpan silang di sisi kiri pertahanan Blackburn pada menit ke-56. Blackburn pun terpaksa kembali bermain menyerang karena pada waktu yang bersamaan, Forest tengah unggul 2-0. Upaya Blackburn mendapatkan gol tambahan akhirnya terwujud setelah pada menit ke-83, pemain Brentford yang bernama Harlee Dean diusir wasit.
Wasit juga memberikan hadiah penalti kepada Blackburn. Tanpa kesulitan, Craig Conway berhasil mengeksekusi penalti tersebut dan memperbesar keunggulan Blackburn. Sayang kemenangan tersebut gagal mencegah Blackburn terperosok ke League One akibat kalah selisih gol. Seusai pertandingan, pemain-pemain Blackburn terlihat lesu dan wajah-wajah muram terlihat di tribun yang diduduki oleh suporter Blackburn.
Kejadian dramatis dalam pekan ke-46 divisi Championship juga terjadi dalam perebutan trofi. Newcastle yang awalnya berada di peringkat kedua berhasil naik ke peringkat pertama dan menjuarai Championship usai mengalahkan tamunya Barnsley dengan skor meyakinkan 3-0. Brighton yang awalnya berada di peringkat pertama dan unggul 1 poin terpeleset ke peringkat kedua karena hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Aston Villa.
