HarianBernas.com – Plastik adalah salah satu materi yang paling digunakan di seluruh dunia. Namun gencarnya penggunaan plastik juga memiliki dampak negatif. Benda-benda berbahan plastik yang sudah tidak terpakai akan menumpuk menjadi sampah plastik yang sulit terurai secara alamiah di alam liar. Jika sampah plastik hanyut di air, sampah yang sama bisa termakan oleh hewan laut dan menyebabkan kematian.
Beragam cara pun dicari supaya sampah-sampah plastik yang bermunculan bisa dikurangi. Salah satu solusi tersebut baru-baru ini ditemukan oleh tim ilmuwan pimpinan Paolo Bombelli. Dalam hasil penelitian yang dimuat di situs Current Biology, Bombelli dan rekan-rekannya mengaku menemukan sejenis ulat yang memakan plastik.
Ulat tersebut merupakan larva dari ngengat spesies Galleria mellonella. Sebelum hasil penelitian ini keluar, ngengat yang sama lebih sering dianggap sebagai hama oleh manusia. Pasalnya ngengat ini kerap menaruh telur di dalam sarang milik peternak lebah supaya larvanya bisa memakan lilin yang oleh lebah digunakan sebagai bahan pembangun sarang.
Dari peternakan lebah pulalah, para ilmuwan berhasil mengetahui kalau ulat G. mellonella ternyata juga gemar memakan plastik. Menurut pengakuan Bombelli, ia memiliki rekan bernama Frederica Bertocchini yang memiliki hobi beternak lebah secara amatir. Bartocchini yang juga terlibat dalam penelitian ini tanpa sengaja menemukan lubang pada kantong plastik yang ia gunakan untuk mengumpulkan ulat-ulat pemakan lilin lebah.
Bombelli bersama rekan-rekannya lantas memutuskan untuk melakukan penelitian yang lebih serius terhadap ulat ini. Mereka menaruh 100 ekor ulat dan menaruhnya pada kantong plastik dari pasar swalayan. Hanya dalam kurun waktu 40 menit, lubang-lubang mulai bermunculan pada kantong plastik. Sesudah 12 jam, berat kantong plastik berkurang sebanyak 92 miligram akibat digerogoti oleh ulat.
Para ilmuwan berspekulasi kalau rahasia di balik kemampuan ulat ini mencerna dan menghancurkan bahan plastik ada pada enzim khusus yang diproduksinya. Spesies G. mellonella sendiri diketahui bukanlah satu-satunya spesies ulat yang bisa mencerna plastik. Tahun 2014 lalu, para ilmuwan menemukan kalau ulat dari spesies Plodia interpunctella juga bisa mencerna plastik. Namun dibandingkan G. mellonella, proses penghancuran plastik oleh ulat P. interpunctella berlangsung lebih lambat.
