HarianBernas.com – Para pekerja bangunan di Turki menemukan sesuatu yang menarik sekaligus menyeramkan. Saat tengah mengerjakan proyek pembangunan di kota Ardahan yang letaknya tidak jauh dari perbatasan Turki dengan Georgia, para pekerja tersebut tanpa sengaja menemukan sebuah peti mati lengkap dengan mayatnya.
Apa yang membuat mayat tersebut begitu menarik adalah mayat tersebut bukanlah mayat Turki. Melainkan mayat orang Rusia yang masih mengenakan seragam prajurit Kekaisaran Rusia dari abad ke-19. Mayat tersebut diduga merupakan mayat petinggi militer meninggal di tengah-tengah Perang Ottoman-Rusia yang berlangsung pada tahun 1877 hingga 1878.
Jasad mayat tersebut sudah terurai dan hanya menyisakan tulang belulangnya. Namun peti mati dan pakaian lengkap yang dikenakannya masih berada dalam kondisi yang amat baik. Peti mati tersebut diketahui berwarna cokelat gelap dan memiliki simbol salib Kristen Ortodoks di bagian penutup dan dinding luarnya.
?Ada tiga bintang dan tulisan 20 tertulis di seragamnya. Mungkin itu menunjukkan nomornya dalam kemiliteran,? jelas Necmettin Alp dari Museum Kars. Alp menambahkan kalau jasad ini merupakan jasad kapten pasukan Rusia yang ditempatkan di garnisun Ardahan.
Perang Ottoman-Rusia yang berlangsung di tahun tersebut merupakan perang antara Ottoman melawan Rusia dan sejumlah negara Eropa Timur. Perang ini berhasil dimenangkan oleh Rusia dan sekutunya sehingga kekuasaan Ottoman atas daerah-daerah bawahannya di Semenanjung Balkan berkurang drastis.
