HarianBernas.com – Denmark selama dua abad terakhir tidak memiliki populasi serigala di alam liarnya. Namun hal tersebut tidak lagi terjadi. Awalnya seekor serigala betina terlihat di wilayah Jutland beberapa tahun lalu.
Spekulasi kalau jumlah serigala di Denmark bakal bertambah pun merebak begitu serigala betina tadi menemukan pasangan kawin dan beranak pinak.
Spekulasi tadi terwujud menjadi kenyataan setelah sepasang serigala yang nampaknya berbeda jenis kelamin tertangkap dalam kamera CCTV. Pemeriksaan pada tinja yang ditinggalkan serigala oleh tim peneliti setempat turut membenarkan hal tersebut. Serigala betina tadi sudah tinggal secara permanen di wilayah Jutland.
Peter Sunde dari Universitas Aarhus memperkirakan kalau tahun depan, pasangan serigala tadi mungkin sudah memiliki keturunan. Dasar perkiraannya adalah karena serigala biasanya baru akan melahirkan ketika musim semi tiba dan musim semi tahun ini di kawasan setempat sudah berlalu. Jika serigala betina tadi sampai memiliki anak, ia bakal lebih jarang terlihat di tahun tersebut karena sibuk merawat anaknya di liang sarang.
Serigala betina tadi diperkirakan aslinya berasal dari wilayah Jerman utara. Para ahli seperti yang dikutip oleh BBC dan Berlinsgke memperkirakan kalau Denmark sekarang ini sudah memiliki 40 ekor serigala di alam liar. Namun lokasi persis kemunculan mereka tidak dijelaskan supaya serigala-serigala tadi tidak terusik oleh keberadaan manusia.
Kemunculan serigala di Denmark sendiri dipandang secara negatif oleh peternak dan penggembala setempat. Mereka khawatir hewan-hewan ternak mereka kelak bakal dimangsa oleh serigala. Menurut koran The Local, sudah ada 26 kasus serangan domba oleh serigala di Denmark selama lima tahun terakhir.
