PURWOKERTO,Harianbernas.com — Kaum difabel yang menggunakan KA Kamandaka New Image jurusan Purwokerto – Tegal – Semarang, mendapat gerbong khusus untuk mereka. Satu gerbong khusus penumpang difabel, tempat duduknya lebih sedikit, dibanding gerbong non difabel. Berkurangnya jumlah kursi di gerbong ini, untuk memberi kesempatan penumpang difabel menaruh kursi roda di dalam selama perjalanan.
“Tempat duduk gerbong khusus difabel 64 kursi, lebih sedikit dibanding gerbong non difabel 80 tempat duduk,” kata Manager Humas PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto Irfan Hendriwintoko dalam siaran persnya yang diterima Bernas, Senin (27). Gerbong khusus penumpang difabel, dluncurkan bersamaan dengan peluncuran rangkaian KA Kamandaka New Image hari Kamis (23/2).
Meskipun khusus untuk penumpang difabel, pintu masuk dan keluar gerbong ini, sama dengan gerbong penumpang non difabel. Lantai peron stasiun pemberhentian dan pemberangkatan KA di Purwokerto, Tegal dan Semarang yang dibangun sama tingginya dengan lantai gerbong KA, menjadikan pintu masuk gerbong khusus difabel sama. ?Tidak ada perbedaan, karena lantai peron stasiun tinggi,” kata Irfan Hendriwintoko.
Meskipun diperuntukan khusus penumpang difabel, penumpang non difabel dibolehkan untuk membeli tiket gerbong ini, jika ada kursi tidak digunakan penumpang difabel. Jika pengguna KA Kamandaka New Image ini terus meningkat penumpang difabelnya, PT KAI mempertimbangkan menambah 1 gerbong khusus difabel.
Irfan menambahkan, rangkaian KA Kamandaka New Image, gerbongnya menggunakan model KA Bogowonto dan Krakatau. Dengan jumlah kursi di masing ? masing gerbong lebih sedikit, dibanding gerbong KA Kamandaka sebelumnya. Sebelumya tiap gerbong, tempat duduknya 106 buah. Gerbong rangkaian baru hanya 80 tempat duduk. Harga tiket masih sama dengan harga tiket KA Kamandaka sebelumnya. ?Masih menggunakan tarif dan jadwal yang sama,” kata Irfan Hendriwintoko.
