JAKARTA, HarianBernas.com–Munculnya kritik masyarakat terhadap Drawa, Maskot Asian Games 18 yang diluncurkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Minggu (27/12), ditanggapi Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan positif.
Kritik terhadap maskot dan logo tersebut menjadi indikasi akan kepeduliaan masyarakat terhadap kualitas persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018.
Karena itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan dibantu Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) hendak melakukan sayembara untuk memperbaiki rancangan maskot dan logo awal bagi kompetisi multi-olahraga yang akan digelar di Jakarta dan Palembang tersebut.
“Maskot dan logo baru ini akan menggunakan sistem sayembara untuk mendapatkan rancangan dengan standar internasional,” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (5/1/2016).
Seperti dikutip Kompas, sayembara tersebut bersifat terbatas, diutamakan bagi desainer grafis yang sudah memiliki pengalaman menangani proyek nasional.
“Jadi tidak semua pihak dapat mengikuti sayembara ini. Peserta atau tim ini harus ada di bawah naungan sebuah badan usaha,” kata dia.
