JUVENTUS, HarianBernas.com – Satu lagi pemain keturunan Indonesia memiliki kesempatan untuk berkiprah di kompetisi antar klub paling bergengsi di Eropa, Liga Champions.
Emilio Audero Mulyadi, penjaga gawang yang lahir di Mataram pada tahun 1997 ini masuk skuat Juventus untuk Liga Champions musim 2015/2016.
Latar belakang status homegrown klub, menjadi alasan bagi pelatih Allegri lebih memilih Audero Mulyadi daripada penjaga gawang senior Rubinho.
Homegrown klub, merupakan predikat yang disematkan kepada pemain yang berusia antara 15 tahun hingga 21 tahun terdaftar sebagai pemain suatu klub dalam jangka waktu, terus-menerus, atau tidak, selama tiga musim atau 36 bulan. Hal ini terlepas dari kewarganegaraan dan usia.
Sebelum masuk dalam tim senior, putra dari Edy Mulyadi (Ayah/Indonesia) dan Antonela Audero (Ibu/Italia) ini, terlebih dahulu bergabung dengan Juventus Allievi (tim untuk pemain berusia di bawah 17 tahun) dan tim Primavera (tim untuk pemain berusia di bawah 20 tahun). Inilah asal mula Audero Mulyadi mendapatkan status homegrown klub.
Meskipun sudah menjadi penjaga gawang ketiga tim senior bersama Gianluigi Buffon dan Neto, Audero Mulyadi tetap harus bermain untuk tim Primavera untuk menambah jam terbang.
