HarianBernas.com – Paus Fransiskus ternyata memiliki pemikiran tegas terkait kesucian institusi pernikahan. Usai menggelar pertemuan dengan blogger Youtube beberapa waktu lalu, Paus Fransiskus berkomentar bahwa umat Katholik yang menikah saat ini kebanyakan tidak memahami makna kesucian pernikahan.
Bahkan Paus Fransiskus dalam acara tanya jawab usai rapat Keuskupan Roma menyatakan, mayoritas dari pernikahan sakramental umat Katholik sekarang batal atau tidak berlaku, karena ketidaksetiaan dan pelanggaran.
?Karena mereka berkata, ?ya, untuk seumur hidupku!?, namun mereka tidak tahu apa yang mereka katakan. Karena mereka memiliki budaya yang berbeda. Mereka mengatakannya, mereka memiliki maksud yang baik, tetapi mereka tidak tahu,? ujar Paus seperti dilansir Nymag.com.
Bapa Suci berpendapat, banyak umatnya yang tidak sadar bahwa pernikahan secara Katholik tidak bisa dibatalkan. ?Mereka tidak tahu bahwa hal tersebut untuk seumur hidup. Itu sulit,? katanya.
Dirinya memberitahukan bahwa saat menjabat sebagai Uskup Agung Argentina dirinya pernah menghentikan pasangan yang terburu-buru menikah karena hamil di luar nikah. Karena itu, menurutnya hidup bersama sebelum menikah lebih layak jika itu membantu pasangan mengembangkan kesetiaan mereka satu sama lain.
Kemudian, Paus Fransiskus memberikan contoh bahwa di Argentina, sebagian besar calon pengantin yang mengikuti kelas persiapan pernikahan sudah hidup bersama sebelum menikah.
?Mereka memilih untuk hidup bersama, dan ini adalah sebuah tantangan, sebuah tugas. Bukannya bertanya, ?mengapa kalian tidak menikah saja?? Bukan. Tapi untuk menemani, untuk menunggu dan membantu mereka untuk tumbuh dewasa, membantu kesetiaan untuk tumbuh,? ujarnya.
Paus melihat banyak kesetiaan dalam hidup bersama. Ia juga meyakini bahwa ini adalah pernikahan yang sebenarnya ?Mereka memiliki berkah pernikahan yang sebenarnya oleh karena kesetiaan mereka,? tandasnya.
