JAKARTA, HarianBernas.com– Lembaga bantuan independen Amerika Serikat, Millennium Challenge Corporation (MCC) melalui MCA-Indonesia hibahkan dana sebesar Rp622 miliar untuk mewujudkan ekonomi hijau di Indonesia, Jumat (24/6).
“Hibah untuk proyek skala kecil yang mempromosikan manfaat sumber daya alam dan inisiatif energi baru dan terbarukan. Kami akan dukung upaya organisasi berbasis masyarakat yang menurunkan emisi gas rumah kaca dan mewujudkan ekonomi hijau,” terang Direktur Eksekutif MCA-Indonesia, Bonaria Siahaan dalam siaran pers di Jakarta.
Jumat kemarin, MCA Indonesia menandatangani MOU Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM) dengan 17 ormas sipil. Dalam waktu dekat, 30 organisasi juga akan mendapatkan hibah sama. Lokasinya tersebar di 24 kabupaten dan 10 provinsi, yaitu Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sumatra Barat, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Total nilai hibah PSDABM yang dianggarkan Proyek Kemakmuran Hijau MCA-Indonesia sebesar Rp622 miliar. Ada dua tujuan besar dengan hibah ini, yaitu menaikkan produktivitas dan mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil dengan penggunaan energi terbarukan.
Sedangkan, tujuan lainnya, yaitu menaikkan produktivitas dan menurunkan emisi gas rumah kaca berbasis lahan dengan meningkatkan praktek penggunaan lahan dan pengelolaan sumber daya alam.
Proyek yang diusulkan para penerima hibah, yaitu 1.pengembangan beragam bentuk perhutanan sosial, 2.pengembangan energi terbarukan, 3.pengelolaan lahan gambut, 4.pengembangan komoditas berkelanjutan, 5.peningkatan produktivitas pertanian berkelanjutan, 6.restorasi ekosistem hutan tropis, 7.penguatan kepemimpinan perempuan untuk mencapai kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan.
