JAKARTA, HarianBernas.com – Pihak Pengurus Pusat Perasatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) menyambut baik keputusan pembatalan renovasi venue tenis secara keseluruhan untuk alih fungsi venue baseball dan softball.
Hal ini dikatakan Ketua Umum PP Pelti, Wibowo Suseno Wirjawan usai melakukan rapat bersama dengan Kemenpora, PPK-GBK, KONI, dan KOI di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (7/8).
Wibowo mengaku, bahwa dari beberapa opsi yang telah diberikan kepada PP Pelti, akhirnya ditentukan bahwa renovasi tenis dilakukan namun tidak menghilangkan lapangan tenis yang ada diluar lapangan utama.
“PP Pelti bersyukur atas adanya solusi terkait rencana alih fungsi lapangan tenis dalam rapat hari ini, dimana lapangan tenis outdoor akan tetap berada di dalam komplek olahraga Senayan menyertai kemegahan Stadion Tenis Gelora Bung Karno,” ucap Wibowo kepada wartawan di Jakarta.
Awalnya renovasi venue tenis yang diperuntukkan untuk perhelatan Asian Games 2018 akan dilakukan dengan mengilangkan lapangan yang ada diluar dari lapangan utama, yang jumlahnya lebih dari 5. Nantinya renovasi venue tenis akan digunakan untuk pembangunan venue baseball dan softball.
Namun tercatat dalam rapat tersebut, terdapat beberapa opsi yang akan dipilih, diantaranya, menggunakan drving range sebagai venue softball dan baseball. Tetap menggunakan venue tenis, tapi menyisahkan dua lapangan. Terakhir pembangunan venue baseball diluar GBK.
“Diputuskan, jika stadion baseball untuk Asian Games 2018 akan menggunakan lahan Driving Range Senayan,” tambah Wibowo.
