SLEMAN, HarianBernas.com– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengadakan pelatihan duta damai dunia maya di Sleman,Yogyakarta untuk antisipasi aksi-aksi radikalisme, Selasa, (19/7).
Puluhan anak muda dari Yogyakarta, Sleman, serta perwakilan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur mengikuti pelatihan duta damai dunia maya ini agar dapat menetralisir propaganda kelompok radikal dari dunia maya.
“Anak-anak muda ini nantinya akan menjadi benteng agen perdamaian dunia maya melalui media sosial dan website yang menampilkan konten bertentangan dengan Pancasila,” jelas Kepala Sub Dit Pengawas dan Kontra Propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Dadang Hendrayudha.
Saat ini, propaganda organisasi radikal yang berupaya menyerang Indonesia semakin dirasakan. Tidak hanya di dunia nyata, tapi propaganda terjadi melalui dunia maya. Akibatnya, anak-anak muda sebagai pengguna dunia maya terbesar rawan terpengaruh propaganda yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Saat ini hampir 35 persen penduduk Indonesia menggunakan akses internet
Sebagian besar anak muda yang merupakan bloger ini mendapat pelatihan selama tiga hari tentang menjadi benteng dan agen perdamaian dengan diajak agar menciptakan website dengan konten positif sebagai kontra propaganda. Ke depannya, website dan media sosial anak-anak muda ini akan disebar ke seluruh Indonesia. Pelatihan duta damai dunia maya sudah digelar di banyak kota besar di indonesia, misal Medan, Makassar dan Jakarta.
