PALU, HarianBernas.com– Tokoh masyarakat Kabupaten Poso, Yus Mangun ucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat karena susah payah menumbuhkan kembali kehidupan masyarakat di daerahnya dan berhasil menumpas Santoso, Rabu (19/7).
“Walaupun Santoso dalam kondisi meninggal dunia,” kata Yus menanggapi tewasnya pimpinan kelompok sipil bersenjata Santoso dalam kontak senjata dengan Satgas Tinombala di Palu.
Masyarakat Poso mendukung perpanjangan tugas TNI dan Polri dalam Satgas Tinombala dengan target waktu yang tidak lama. Yus yakin pengejaran jaringan kelompok Santoso yang tersisa akan ditumpas dalam waktu cepat karena langkah mereka semakin sempit.
Legislator Provinsi Sulawesi Tengah dari daerah pemilihan Poso menyebut untuk menghindari nyawa yang melayang sia-sia, menyarankan agar mereka yang masuk dalam daftar pencarian orang sebaiknya menyerahkan diri.
Para petinggi agama, adat, dan aparat di Kabupaten Poso juga menghimbau kelompok Santoso yang tersisa menyerahkan diri tanpa syarat kepada aparat keamanan.
Dalam proses penyerahan diri, pemerintah daerah dapat menjadi mediator. Langkah ini lebih baik. Peristiwa tewasnya Santoso dan pengikutnya dapat dijadikan pelajaran bagi masyarakat Indonesia agar tidak mengikuti jejak jalan hidupnya. Harapannya, dengan meninggalnya Santoso, tidak ada lagi gangguan stabilitas karena sudah 17 tahun masuk pemberitaan negatif karena terkait jaringan teroris internasional.
