YOGYAKARTA, HarianBernas.com– Sebelas lokomotif baru pesanan PT KAI dari General Electric telah tiba di Balai Yasa Yogyakarta untuk dirakit dan diuji sebelum diputuskan laik operasional, Jumat (22/7).
“Begitu lokomotif datang, langsung dirakit. Sejak Kamis (21/7), kami mulai merakit 'body' lokomotif dengan bogei,” kata Entang Sutrisna, Manajer Quality Control Balai Yasa di Yogyakarta.
Untuk bogei yang sudah terakit dengan traksi motor dan roda kereta sudah tiba semuanya, sedangkan untuk body” lokomotif atau bagian atas lokomotif, baru ada tujuh dari total 11 yang tiba di Balai Yasa Yogyakarta. Tidak butuh waktu lama untuk merangkai bagian atas lokomotif dengan bagian bawahnya.
Lokomotif seri CC 206 yang akan tiba di Balai Yasa Yogyakarta pada tahun ini merupakan bagian dari pengadaan sebanyak 50 lokomotif produksi General Electric. Lokomotif yang tiba pada tahun ini, rencananya akan dipakai untuk melayani kereta di Sumatera. Namun, keputusan tergantung dari pusat.
Sebuah lokomotif membutuhkan waktu paling lama satu bulan sebelum dinyatakan laik beroperasi karena harus lolos uji statis dan dinamis hingga dikeluarkannya sertifikat yang menyatakan lokomotif laik dioperasionalkan.
Lokomotif seri CC 206 memiliki teknologi mutakhir. Pengoperasian lokomotif, semuanya terkomputerisasi. Jika ada gangguan yang dialami lokomotif, akan ada peringatan yang muncul di layar monitor.
Lokomotif baru tersebut memiliki tenaga hingga 2.250 tenaga kuda sehingga mampu menarik 16 gerbong, bahkan bisa dipakai untuk angkutan batu bara. Memang bisa digunakan untuk menarik 16 gerbong, tapi terkendala keterbatasan panjang peron di stasiun, imbuh Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta, Eko Budiyanto.
