Jakarta, HarianBernas.com — Kemenpora optimis dana segar untuk bonus para atlet peraih medali di Olimpiade, Rio de Janeiro, Brazil, akan dikucurkan usai perhelatan Paralympic.
Nada optimis tersebut disampaikan Menpora Imam Nahrawi, dimana dirinya mengaku bahwa pihaknya terus berusaha maksimal, agar proses dana anggaran untuk bonus bisa segera cair dan diberikan kepada atlet-atlet peraih medali.
“Pemerintah akan memberikan semua janji, mulai dari medali emas dan perak. Kemenpora akan segera memproses pencairannya, Kemenpora tetap berkomitmen,” ucap Imam kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/8).
Seperti diketahui, Indonesia meraih emas melalui pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir usai mengalahkan pasangan Malaysia, Goh Liu Ying/Chan Peng Song dengan dua set, 21-14 dan 21-12.
Sedangakn dua medali perak melalui, Eko Yuli Irawan di kategori 62 kg, dan Sri Wahyuni kategori 48 kg.
Pihak Kemenpora sendiri melalui Peraturan Menpora telah menetapkan pemberian bonus bagi peraih medali, dimana medali emas akan disiapkan bonus Rp. 5 miliar dan perak sebesar Rp. 2 miliar.
“Diperkirakan dana akan turun usai perhelatan Paralympic. Kemenpora ingin mewujudkan semuanya, mengingat ada tahapan yang harus dilalui,” tambah Imam.
