JAKARTA, HarianBernas.com – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyertakan 24 atlet junior untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior BWF (World Junior Championships-WJC) di Bilbao, Spanyol pada 2-13 November mendatang.
Menghadapi ajang yang memperebutkan gelar juara dari nomor perorangan dan beregu ini, Indonesia sudah mempersiapkan para atlet selama 1,5 bulan di Pusat Bulutangkis Indonesia Cipayung.
Menurut Ketua Rombongan, Fung Permadi, walau persiapan mepet, namun pihaknya berharap para pemain menampilkan kemampuannya secara maksimal dan fokus ditiap laga.
“Kalau persiapan pasti tidak akan pernah cukup, pasti ada kurang ini kurang itu. Apalagi yang kita bawa ini atlet-atlet dibawah usia 19 tahun. Tapi kamu berusaha untuk memfokuskan cara berpikir mereka, kemudian sikap dan hati mereka dalam menghadapi satu pertandingan, bagaimana membentuk mereka sebagai karakter juara,” ucap Fung kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/10).
Mengenai target yang akan diemban dari para pemain junior ini, Fung menilai, menginginkan para pemain menampilkan seluruh kemampuannya, walau pada perhelatan di Asia Junior Championsip 2016, Indonesia berhasil membawa medali perak dan perunggu.
“Kami berusaha agar anak-anak bisa tampil maksimal. Walau pada sektor tunggal putri ada Gregoria yang saya kira bisa berpeluang meraih prestasi, begitu juga pada tim beregu,” papar Fung.
Untuk perhelatan tahun 2015, Indonesia berada diperingkat keempat dengan mengoleksi satu perak dan satu perunggu, dibawah Tiongkok, Malaysia dan Taiwan.
