HarianBernas.com – JD Darmawan Ardi P, akrab dipanggil Denny Jd kini menekuni bidang pekerjaan sebagai Direktur Operasional di PT Human Capital Global dan Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Sumber Daya Manusia (LSP MSDM) Global di Surabaya.
?Urip iku Urup, saya belajar dari para sesepuh saya. Satu ini aja menjalaninya sudah sangat susah. Kalau kita tidak berguna bagi orang lain, rasanya gimana gitu ya hidup,? ungkapnya ke Harian Bernas, Jumat (6/1).
Sarjana Teknik Perkapalan ini membagikan pengalaman uniknya ketika berproses dalam kehidupan sampai menjadi seperti sekarang ini. ?Waktu SMA, saya memilih untuk tidak naik kelas karena saya naik kelas ke IPS, sementara saya ingin masuk sekolah penerbangan (yang mewajibkan IPA). Setelah saya lulus SMA, ternyata sekolah penerbangan yang saya tuju tidak membuka kelas penerbangan karena krisis moneter,? bebernya.
Selain itu, dulu Alumni ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya) ini ingin punya album rekaman sendiri. ?Saya mencoba semua kesempatan yang ada. Selesai kuliah, saya memilih rekaman daripada bekerja di perusahaan yang cukup ternama (waktu itu saya sudah keterima). Setelah beberapa tahun saya jalani, tetap saja saya belum punya album rekaman sendiri. Sebabnya banyak. Dengan menjalani, saya jadi tahu dan tidak menyesal,? tuturnya.
Penyuka kisah-kisah biografi ini menjelaskan tentang alasan menekuni bidang pekerjaan saat ini. ?Di perjalanan saya beberapa tahun terakhir ini, saya belajar bahwa ?business is (at the end) people?. Tanpa mengesampingkan bekal engineering yang saya punya, saya merasa ada baiknya saya belajar lebih banyak bagaimana mengelola work force,? tukasnya.
Ia pun memaparkan permasalahan yang paling sering dihadapi dalam bidang pekerjaannya. ?Saya sering dihadapkan pada kenyataan bahwa ide yang saya ingin jalankan tidak mudah dijelaskan kepada orang lain. Menyikapinya, kadang saya paksakan, kadang saya kerjakan sendiri, tergantung bagaimana respon dari mereka,? paparnya.
Pengagum Steve Jobs ini juga memiliki pengalaman unik di bidang pekerjaannya seperti harus bertemu dengan berbagai maacam klien dengan berbagai macam keinginannya sehingga belajar banyak. ?Cerita menarik di pekerjaan. Berawal dari misi perusahaan PT Human Capital Global, saya dan beberapa rekan saya merasakan keresahan dalam lingkungan praktisi MSDM, ada yang perlu ditambahkan sedikit rasanya.
Kami, saya dan team, ingin menciptakan tempat belajar dan berbagi dari semua kalangan praktisi, yang dari top level sampai entry level bisa nyaman dan bisa belajar bersama, yang bisa mensiasati jarak dan waktu dengan tidak mengurangi kualitas informasi. Kami berproses, menentukan brand plan, dan didukung oleh beberapa senior terciptalah Rumah MSDM. Websitenya di www.rumahmsdm.com. Di website Rumah MSDM bagian menariknya, ada di Arsip Kulgram (di menu). Kalau halaman landingnya memang saat ini dijadikan form online yang hasil isiannya digunakan untuk menentukan topik dan pemateri Kulgram. Rumah MSDM baru berdiri 21 Oktober 2016,? bebernya panjang.
Penikmat kopi ini pun memaparkan tantangannya di bidang pekerjaannya yang akan dihadapinya ke depan. ?Pengelolaan work force (MSDM) akan semakin disadari menjadi faktor penting bagi para pimpinan tertinggi organisasi bisnis. Akan banyak bermunculan organisasi yang menawarkan solusi MSDM. Saya menyikapinya dengan ikut bermain didalam arena ini dan berusaha selalu memberikan hasil terbaik bagi pengguna produk saya. Itu saja,? paparnya.
Ketika ditanya tentang apakah bidang pekerjaan yang geluti ini penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat, ia menjawab bahwa di jaman yang semuanya bisa di otomatis ini, tetap diperlukan sumber daya manusia yang kompeten. ?Menciptakan kecocokan antara lapangan pekerjaan yang tersedia dengan tenaga kerja yang kompeten. Ini tugas kecil yang layak dilakukan bagi masyarakat,? terangnya.
Untuk mengembalikan mood agar kembali bersemangat bekerja, ia biasa menikmati secangkir kopi atau melakukan jogging. Selain itu, ia pun memiliki habit khusus yang dibangun selama ini untuk mendukung pekerjaannya.?Selalu mencoba mengerjakan sesuatu dengan cara yang lebih mudah dan lebih efisien meski tidak selalu berhasil,? ucapnya.
Pemilik cita-cita waktu kecil ingin menjadi pilot ini tak lupa dengan sosok yang berperan atas apa yang dicapai saat ini. ?Semua orang dalam hidup saya, keluarga, sahabat, rekan kerja, tetangga, dan semua yang pernah saya temui berperan atas pencapaian saya saat ini. Terutama orang tua saya, ibu saya dan (alm) ayah saya. Saat ini, saya sedang dididik oleh mertua saya,? jelasnya.
Untuk lingkungan yang memengaruhinya hingga menjadi seperti sekarang ini, ia menceritakan bahwa dirinya banyak mendapatkan kesempatan belajar dari banyak orang di sekitarnya dan itulah yang membentuknya. Sisi lainnya, ia memiliki hobi menikmati suasana sambil memikirkan ide-ide menarik apa yang bisa dilaksanakan untuk lebih baik. ?Kadang saya menulis, tapi bukan penulis yang produktif,? imbuhnya.
Mantan produser ini membagikan inspirasinya kepada orang yang membaca kisahnya ini. ?Ada cara-cara sederhana yang orang tahu, tapi mereka tidak mau kerjakan karena kurang wow, tapi bila dikerjakan yang sederhana itu bisa membuat perubahan yang lebih baik bagi orang banyak,? katanya.
Mantan Production Planning and Control di PT.PAL ini membagikan impian dan project-nya dalam waktu dekat. ?Untuk impian, membantu lebih banyak organisasi bisnis mengelola MSDM-nya. Untuk project terdekat, dalam waktu 3 tahun ke depan, bersama dengan LSP MSDM Global, mencetak pelaksana-pelaksana kompeten dalam bidang MSDM,? pungkasnya.
