arianBernas.com – Bagi Prof, Ir, Nyoman Pujawan, MEng, PhD, hidup ini ada tingkatannya. Paling rendah adalah untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri. “Setelah itu, kita harus bermanfaat bagi orang lain. Bermanfaat itu tidak harus memberikan sesuatu yang besar. Membuat orang lain tertawa dan senang saja sudah memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkapnya kepada Harian Bernas, Senin (9/1).
Agar bermanfaat bagi orang banyak, ia kini terus menekuni pekerjaannya sebagai dosen bidang Logistics & Supply Chain Management di Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Pada usia 25 tahun, ia sudah memublikasikan buku teks pertamanya dan buku itu dipakai secara luas di Indonesia. “Di samping mengajar, saya juga melakukan riset dan membantu berbagai perusahaan melalui pelatihan atau konsultasi untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi dalam kaitannya dengan bidang saya tersebut. Saya juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi profesi,” jelasnya.
Baca juga: Apa Itu Jurusan Sistem Informasi? Inilah Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya
Perolehan Akademik
Pada usia 38 tahun, Nyoman Pujawan meraih jabatan akademik tertinggi, yaitu Profesor. Tahun 2005, alumni ITS ini menginisiasi sebuah pertemuan ilmiah internasional pada bidang Supply Chain Management. “Pertemuan tersebut dilaksanakan di Bali dan dihadiri oleh lebih dari 150 orang dari sekitar 25 negara. Selanjutnya pertemuan tersebut bergulir secara rutin tiap dua tahun sekali dan dilaksanakan di negara yang berbeda,” terangnya.
Sejak tahun 2007, ia menjadi salah satu Board of Executive Member di sebuah organisasi yang bernama Asia Pacific Industrial Engineering and Management Society (APIEMS). “Sejak tahun 2015, saya juga menjadi salah satu Board of Executive Member di International Federation of Logistics and SCM Systems (IFLS). Di Indonesia, sejak tahun lalu saya menginisiasi perkumpulan akademisi dan peneliti yang saat ini diberi nama Institut Supply Chain & Logistics Indonesia (ISLI) dan saya terpilih sebagai ketua umum untuk periode 2016 – 2019,” ucapnya.
Dalam perjalanan kehidupannya, waktu baru lulus sarjana, penyuka alam seperti pegunungan atau pantai ini pernah bekerja di pabrik yang memang sebenarnya sudah cocok dengan ilmu yang dipelajarinya. Namun, setelah beberapa bulan bekerja, ia mulai menyadari bahwa pekerjaan tersebut tidak memanfaatkan apa yang terbaik yang dipunyainya. “Saya merasa punya kemampuan yang cukup baik berbicara depan umum, mengajar dan menulis, sedangkan pekerjaan tersebut sangat sedikit membutuhkan apa yang menurut saya menjadi kekuatan saya. Akhirnya, saya hanya bekerja satu tahun di sana dan memutuskan untuk melamar pekerjaan sebagai dosen di ITS. Saya merasa kekuatan saya tersebut termanfaatkan dengan cukup baik saat ini dengan profesi saya sebagai dosen,” paparnya.
Baca juga: 14 Universitas Jurusan Teknik Informatika Terbaik di Indonesia
Bidang yang Disukai
Ketika ditanya tentang alasan menekuni pekerjaan sebagai dosen sampai sekarang ini, ia menjawab bahwa ia dari dulu memang suka bidang yang berada di tengah-tengah antara yang eksak dan sosial. “Bidang yang saya tekuni pas seperti itu. Di samping itu, bidang ilmu yang saya tekuni memiliki konteks yang cukup kuat dalam arti relevan sekali dengan kebutuhan praktek di lapangan. Jadi, belajar ilmunya dan berupaya membuat apa yang saya kuasai bisa memperbaiki keadaan atau memecahkan persoalan praktis di lapangan,” bebernya.
Untuk tantangan yang akan dihadapi ke depan, Best Lecturer Award, 1st Position ITS tahun 2009 ini menjawab bahwa bagaimana menyesuaikan profesi ini dengan perkembangan teknologi yang cepat. Saya menyikapinya antara lain dengan menggunakan teknologi dalam menyampaikan materi kuliah. Salah satunya saya menjadi pengajar di www.indonesiaX.co.id di mana materi disampaikan secara online dan bisa diakses oleh masyarakat luas secara gratis,” jelasnya.
Pemilik CSCP (Certified Supply Chain Professional) dari APICS (USA) ini menjelaskan tentang bidang pekerjaan yang digeluti ini penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat. “Bidang yang saya geluti kebetulan sangat relevan dengan kebutuhakn dunia industri agar mereka bisa lebih efisien dan lebih efektif dalam menjalankan bisnisnya. Bidang yang saya tekuni juga bermanfaat bagi negara dalam hal bagaimana membangun dan mengatur sistem logistic nasional,” ucapnya.
Peraih Outstanding Service Award dari IEOM Society tahun 2014 ini membangun kebiasaan khusus untuk mendukung bidang pekerjaannya sebagai dosen selama ini. ”Bekerja dengan target, tidak hanya menjalankan rutinitas. Kalau dosen rutinitasnya adalah mengajar. Kalau hanya itu yang dilakukan, hasilnya juga biasa-biasa saja. Harus ada hasil karya yang dibanggakan. Oleh karena itu, kita harus punya project-project yang targetnya besar, misalnya menghasilkan buku, karya penelitian yang bermakna, produk unggulan, dll,” katanya.
Baca juga: Jurusan IT: Pengertian, Mata Kuliah, dan Prospek Kerja Terbaru
Tujuan Berbagi
Peraih gelar PhD di bidang Management Science dari Lancaster University, United Kingdom tahun 2000 ini membagikan inspirasinya kepada orang lain yang membaca kisahnya ini. ”Berusahalah mendapatkan kualifikasi yang cukup untuk bisa memilih pekerjaan. Pendidikan adalah senjata yang sangat penting. Kalaupun tidak melalui pendidikan formal, banyak kesempatan meningkatkan kualifikasi melalui belajar mandiri atau cara-cara lain, termasuk belajar online atau kursus-kursus yang sekarang banyak tersedia. Ketika kualifikasi sudah memadai, pilihlah pekerjaan yang menggunakan the best dari yang Anda punya. Dengan demikian, bekerja akan lebih menyenangkan dan lebih menghasilkan,” tukasnya.
Dalam setiap tahap kehidupan, ada tantangan baru yang harus diselesaikan dengan strategi yang tepat. Sertifikasi ICT Project Manager membekali keterampilan untuk mengelola proyek teknologi informasi secara efektif, dari perencanaan hingga eksekusi.
Master of Engineering, Industrial Systems Engineering dari Asian Institute of Technology, Bangkok, Thailand tahun 1997 ini membagikan saran kepada orang yang ingin meraih kesuksesan seperti yang dicapainya saat ini. ”Berupayalah untuk selalu membuat sesuatu yang berguna atau berdampak. Berupaya untuk menyenangi apa yang anda kerjakan. Jangan jadikan uang sebagai tujuan utama dalam bekerja. Kalau kita bekerja sungguh-sungguh, nisacaya rejeki akan datang. Berupayalah menghasilkan sesuatu yang lebih bermakna bagi orang lain. Misalnya kalau Anda seorang dosen, menulislah buku atau makalah yang bisa dibaca dan bermanfaat bagi banyak orang. Kalau yang satu sudah dicapai, tingkatkan target ke yang lebih tinggi,” tuturnya.
Most Inspiring Alumni Award dari IE Alumni Association of ITS ini memaparkan impian dan rencananya dalam waktu dekat ini. “Untuk impian, saya ingin punya hasil karya yang lebih besar yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Untuk rencana terdekat, saya sedang menyiapkan untuk menulis sebuah buku untuk diterbitkan oleh penerbit internasional,”pungkasnya.
Baca juga: 10 Universitas Jurusan Perhotelan Terbaik dan Unggul di Indonesia
Program Manajemen untuk Karier yang Lebih Tinggi
Kesuksesan tidak dicapai dalam satu langkah, melainkan melalui proses bertahap. Dengan mengikuti program studi Manajemen di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) memberikan fondasi kuat dalam kepemimpinan, strategi bisnis, dan pengambilan keputusan yang akan membawa Anda ke tingkat profesional yang lebih tinggi.
Mencapai tingkat kehidupan yang lebih baik membutuhkan akses pendidikan yang memadai. Dengan Beasiswa PBL, Anda bisa menempuh pendidikan tinggi dengan biaya lebih ringan dan meningkatkan keterampilan profesional.
Setiap jenjang kehidupan adalah kesempatan untuk berkembang. Saatnya mengambil langkah maju dengan mendaftar di PMB UNMAHA untuk meraih pendidikan terbaik. Hubungi kami melalui WhatsApp PMB untuk informasi lebih lanjut.
Jadi Reseller Adolo dan Raih Peluang Usaha Digital!
Setiap tahapan kehidupan membutuhkan keputusan besar, termasuk memilih peluang bisnis yang tepat. Bergabung sebagai reseller Adolo membuka jalan bagi Anda untuk menjual laptop, gadget, dan barang elektronik tanpa perlu modal besar.
Dengan dukungan teknologi modern dan akses ke berbagai marketplace serta media sosial, Adolo membantu Anda membangun bisnis digital yang berkembang. Jangan tunda kesuksesan, daftar sekarang dan mulai perjalanan bisnis Anda hari ini! [4]
