Jakarta, HarianBernas.com-Indonesia harus rela tanpa wakil dalam perhelatan turnamen Combiphar Tennis Open 2017, usai satu-satunya harapan Indonesia, pasangan Aditya Hari Sasongko/Anthony Susanto terhenti di babak perempat final.
Dalam laga yang berlangsung di lapangan tenis Hotel Sultan Jakarta, Jumat (10/2), duet kombinasi petenis senior dan junior itu harus mengakui keunggulan ganda asal Jepang, Masaya Kobayashi/Yutaro Matsuzaki. Aditya/Anthony kalah menyesakkan melalui pertarungan rubber set dengan format super tie-break di set penentu 4-6 7-6(5) [13-11].
“Sayang sekali, padahal ada peluang untuk menang. Namun, ganda Jepang itu memang tampil lebih bagus dan konsisten sepanjang pertandingan,” ucap Anthony dalam release yang diterima wartawan.
Dengan kekalahan ganda putra Indonesia tersebut Indonesia tidak lagi memiliki wakil, setelah sebelumnya, David Agung Susanto telah terhenti di babak pertama tunggal. Hasil yang sama juga diperolehnya di nomor ganda berpasangan dengan Sunu Wahyu Trijati.
“Bila melihat hasil yang diperoleh anak-anak, kami tentu saja kecewa. Namun kami berpikir positif agar hal ini menggugah kesadaran mereka untuk selalu meningkatkan diri. Dan turnamen ini menjadi ajang uji coba yang baik karena kualitas peserta yang datang bagus-bagus,” ucap Suharyadi, pelatih kepala tim tenis Indonesia.
