HarianBernas.com ? Sudah bukan rahasia umum lagi kalau di Indonesia, negeri tercinta kita ini lebih banyak pengguna motor daripada mobil. Kamu bisa cek kok atau lihat sendiri, saat sedang berkendara dan lagi keadaan macet, hampir semuanya pasti motor. Dari anak-anak ABG, SMA, Mahasiswa, pekerja, lelaki, perempuan, bahakan ibu-ibu juga nggak mau kalah. Selain harganya yang relatif lebih murah daripada mobil, penggunaan dan perawatan motor nggak seribet mobil.
Tapi karena perawatan motor nggak ribet, banyak orang yang terkadang menyepelekan hal-hal senderhana. Kalau sudah terjadi apa-apa saat di jalan menyalahkan motornya. Sebagai pengguna kendaraan motor, kamu harus tahu bagaimana cara merawat motormu agar terasa seperti baru saat dikendarai. Nah dibawah ini ada 5 tips cerdik yang wajib kamu tahu agar motormu awet.
1. Kamu perlu servis motormu minimal 3 bulan sekali
Dibanding mesin mobil, memang sih mesin motor nggak serumit dan sebesar mesin mobil. Tapi hal itu bukan berarti kamu kemudian menyepelekan merawat mesin motormu. Demi keamanan dan kelancara aktivitas berkendaramu, kamu wajib menjaga kualitas dan kinerja mesin. Ini untuk keselamatan dan kenyamanan berkendaramu juga kok.
Setelah motormu sudah menempuh jarak kurang lebih 2000 km atau ya minimal 3 bulan sekali, bawalah motormu ke tempat servis resmi motormu. Saat kamu memasukkannya ketempat servis resmi, semua hal dari motormu mulai dari mesin, rantai, oli, hingga keadaan bannya. Kamu bakal heran deh, pasti motormu akan terasa seperti motor baru terus. Jangan lupa yah untuk sisihkan sedikit uangmu. Jadi nggak minta terus deh.
2. Cek selalu busi kendaraanmu setiap 1 bulan sekali
Salah satu komponen dari sebuah motor adalah busi. Kamu yang memiliki kendaraan motor pasti tahu dong fungsi dari busi ini? Yup, fungsi busi nggak lain dan nggak bukan adalah yang bertugas membuat mesin motormu menyala.
Busi bertugas untuk mengeluarkan percikan api yang berfungsi untuk menghantarkan panas keluar dari ruang pembakaran. Mudahnya, busi ini adalah pemicu pembakaran bensin di motormu.
Meskipun busi ini umumnya mampu hidup dan akan tetap berfungsi hingga jarak 8.000km, nggak ada salahnya kan kamu juga memeriksanya setiap satu bulan sekali. Kamu nggak mau dong membuat motormu tiba-tiba mati ditengah jalan. Jika kepala busi motormu sudah mulai menghitam, lebih baik kamu ganti ya dengan yang baru.
3. Pastikan kendaraan rantai motormu nggak kendor ataupun kering
Kalau nggak ada rantai, bagaimana roda belakangmu bisa bergerak? Nah, makanya mulai sekarang biasakan memeriksa rantai motormu sebelum bepergian ya? Jika keadaan rantai motormu itu nggak normal alias kering atau rantai kendor, motormu kan jadi jalannya nggak enak. Kamu juga nggak nyaman saat mengendarainya.
Kalau rantai motornya kendor, kamu bisa mensettingnya saat mesin motormu mati. Tapi kalau si rantai itu kering, kamu perlu semprotkan blue chain ataupun oli motor. Caranya, nyalakan mesin motormu dalam kedaan gigi satu. Semportkan atau oles dengan oli motor. Tapi jangan sampai kamu mengolesnya dengan tanganmu ya. Bahaya!
4. Belt pada motor matic nggak perlu di servis, tapi diganti!
Kalau motor matic jelas beda lagi dong! Motor matic nggak menggunakan rantai untuk membuat roda belakangnya berputar, tapi menggunakan belt. Nah, belt ini memang nggak akan kendor ataupun perlu diservis apalagi diberi oli. Hanya saja, lama-kelamaan belt ini akan aus jika kamu gunakan terus-menerus. Nggak ingin kan beltnya putus di tengah jalan. Bisa bahaya. Untuk keselamatan dan kenyamanan kamu, lebih baik ganti belt di motor maticmu setelah jarak tempuh 2.500 km.
5. Kamu harus tahu berapa tekanan ban motormu agar bisa isi gratis di SPBU
Nggak perlu kok sampai tahu sampai spesifik berapa tekanan udara yang dibutuhkan oleh banmu. Yang terpenting adalah kamu tahu seberapa tekanan udara yang pas saat kamu bawa berkendara. Iya dong, kan kamu yang mengendarainya. Nah, kalau tiba-tiba ban motormu itu kemps dan nggak ada bengkel, yang kamu temukan hanya SPBU, kamu bisa mengisinya sendiri deh. Gratis dan nggak perlu merepotkan orang lain.
