HarianBernas.com ? Amerika dikenal sebagai negara adidaya di seluruh dunia. Terkenal sebagai negara maju Amerika mendapatkan banyak stereotipe dari bangsa-bangsa di luar Amerika. Entah itu, hal baik ataupun hal buruk. Memiliki predikat sebagai bangsa yang sudah maju, orang-orang pasti berpikir bahwa negara ini memiliki tingkat kemiskinan yang rendah.
Jika kita melihat adegan film yang berlatar belakang negara ini pasti akan banyak digambarkan jika negara ini memiliki gedung-gedung tinggi pencakar langit. Rumah yang mewah dan luas. Tapi tahukah kamu jika negara sebesar Amerika masih memiliki masalah yang sama seperti halnya di negara-negara berkembang bahkan miskin. Salah satunya adalah masalah kelaparan. Negara sebesar dan seadidaya Amerika masih mengalami masalah kelaparan?
Kalau di Amerika nggak ada bahaya kelaparan, sebuah organisasi yang bernama Feeding America ini nggak akan ada. Apa sih Feeding America itu?
Feeding America sejenis organisasi yang mengkhususkan pengumpulan donasi ataupun pencarian volunteer untuk mengumpulkan makanan. Percayakah kamu jika 1 di antara 8 orang Amerika masih bergelut melawan kelaparan? Dari data yang didapat dari website resmi www[dot]feedinamerica[dot]com, 42 juta penduduk Amerika menghadapi kelaparan termasuk didalamnya 13 juta anak-anak dan lebih dari 5 juta adalah lansia.
Alasan yang dibeberkan oleh video yang diupload oleh Feeding America tahun 2014 lalu ini menceritakan bahwa warga Amerika harus memilih antara membayar rumah atau untuk makan, antara makan atau untuk membayar transportasi menuju sekolah ataupun tempat kerja, membeli makanan atau membayar pengobatan, dan masih banyak lagi yang harus mereka kobarkan daripada mendapat makanan yang layak.
Dikarenakan mereka tidak mampu membeli makanan yang pantas dimakan, mereka memilih junkfood untuk mengisi perutnya. Akibatnya, mereka mengidap diabetes dan harus mendapat pengobatan di rumah sakit. Alhasil, semakin sulit pilihan yang harus mereka ambil.
Setelah kamu lihat video ini, kamu akan tahu betapa bersyukurnya kamu tinggal di Indonesia.
