HarianBernas.com – Di Indonesia, gambar-gambar menyeramkan seperti kanker paru-paru dan mulut dapat kita jumpai pada bungkus rokok. Tujuannya adalah untuk memperingatkan konsumen rokok kalau benda yang mereka hisap tersebut dalam jangka panjang bakal membawa dampak negatif bagi penggunanya. Australia selaku negara tetangga Indonesia ternyata juga memiliki kebijakan serupa.
Kendati terlihat menyeramkan, ternyata Inggris juga bakal menerapkan kebijakan serupa dalam waktu dekat. Tanggal 20 Mei mendatang, bungkus rokok yang dijual di seluruh Inggris bakal ditambahi gambar-gambar yang menampilkan para penderita komplikasi rokok.
Peneliti dari lembaga Cochrane merasa optimis kalau kebijakan baru ini bakal berdampak pada menurunnya jumlah konsumen rokok. Menurut perkiraan mereka, sebanyak 300 ribu penduduk Inggris bakal berhenti merokok begitu melihat bungkus rokok yang dibelinya dipenuhi oleh gambar-gambar menakutkan.
Perkiraan itu sendiri didapat setelah Cochrane melakukan penelitian di Australia. Menurut hasil penelitian mereka, jumlah perokok di Australia menurun sebanyak setengah persen dalam kurun waktu setahun setelah kebijakan baru terkait bungkus rokok mulai diberlakukan di Australia sejak tahun 2012.
Pemasangan foto menyeramkan bukanlah satu-satunya terobosan yang diambil oleh pemerintah Inggris. Seluruh bungkus rokok nantinya juga diharuskan menggunakan desain yang mirip satu sama lain supaya perusahaan rokok tidak bisa menarik minat calon konsumen muda dengan cara menawarkan bungkus rokok yang didesain secara unik. Contoh desain unik yang dimaksud adalah digunakannya warna merah jambu pada bungkus rokok tertentu yang target konsumen utamanya adalah remaja perempuan.
