HarianBernas.com – Sudah lama sekali manusia tidak menginjakkan kakinya di Bulan. Seiring dengan kian maju dan meratanya perkembangan teknologi antariksa, rencana untuk kembali mengirimkan manusia ke Bulan pun kembali timbul ke permukaan. Tidak tanggung-tanggung, sebuah rencana ambisius tengah disusun oleh lembaga antariksa Tiongkok dan Eropa untuk mendirikan pangkalan yang dihuni manusia di Bulan.
Hal tersebut diumumkan oleh juru bicara Agensi Antariksa Eropa (ESA), Pal Hvistendahl. Ia menjelaskan kalau Tiongkok memiliki program terkait Bulan yang ambisius. Hvistendahl lantas menambahkan kalau kerja sama internasional adalah hal yang perlu dilakukan demi memuluskan jalannya misi penjelajan luar angkasa untuk tujuan damai.
Johann-Dietrich Wörner lantas memaparkan seperti apa pangkalan tersebut jika jadi didirikan. Menurut rencana yang sudah disusun oleh ESA, pangkalan yang diberi nama Desa Bulan tersebut bakal dilengkapi dengan fasilitas peluncuran supaya misi penjelajahan ke Planet Mars juga bisa dilakukan dari Bulan. Desa Bulan juga diharapkan bisa menjadi pintu gerbang menuju aktivitas penambangan di Bulan dan bisnis pariwisata luar angkasa.
Tiongkok sendiri sudah memiliki rencana tersendiri mengenai misi eksplorasi Bulan. Akhir tahun ini, Tiongkok berencana meluncurkan wahana untuk mengumpulkan sampel bebatuan di permukaan Bulan. Hvistendahl berharap sampel yang dibawa tersebut nantinya juga bisa dianalisa oleh tim peneliti dari ESA.
