JAKARTA, HarianBernas.com – Meskpun tengah menjalani proses perawatan akibat penyiraman air keras yang menimpanya, penyidik KPK Novel Baswedan masih sempat memikirkan perkara korupsi e-KTP yang ditanganinya.
“Novel mendengar dan mengikuti perkembangan KPK dan penanganan kasus e-KTP,” kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (28/04/17).
Novel berharap pelaku penyerangan dan mastermind dari teror yang menimpanya dapat diungkap seterang-terangnya. “Hal ini penting agar teror dan serangan dalam berbagai bentuk tidak terulang kembali pada pegawai KPK lainnya, ataupun semua pihak yang berjuang dalam garis pemberantasan korupsi,” imbuhnya.
Terkait banyaknya dukungan masyarakat Indonesia terhadapnya, mantan Kasatreskrim Polresta Bengkulu tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang ikhlas mendoakan dirinya agar cepat disembuhkan dari sakit yang tengah dideritanya. “Diucapkan juga terimakasih terhadap perhatian dan dukungan banyak pihak di Indonesia,” ucapnya.
Dilain pihak, terkait perkembangan kondisi perawatan Penyidik KPK, Novel Baswedan, pada Jumat (28/ 04/ 2017) ini, dokter melakukan 4 tindakan terhadap mata dan 1 tindakan tes membaca huruf dan angka.
“Penglihatan mata kanan dan kiri masih telatif sama. Namun pertumbuhan jaringan kornea di mata kanan sudah terjadi di bagian samping kiri dan kanan mata. Sedangkan pertumbuhan selaput putih di mata sebelah kiri masih lambat.Untuk mata kiri dokter menyampaikan dibutuhkan waktu cukup lama untuk pulih,” paparnya.
