HarianBernas.com – Korea Utara untuk kesekian kalinya kembali melakukan uji coba peluncuran misil. The Telegraph mengabarkan kalau peluncuran misi tersebut dilakukan di kota pelabuhan Sinpo yang terletak di pantai timur Korea Utara pada hari Minggu pagi (16/4/2017) waktu setempat.
Uji coba misil ini diperkirakan ada kaitannya dengan kunjungan Wakil Presiden AS Mike Pence ke Korea Selatan. Pasalnya uji coba tersebut terjadi di hari yang sama dengan tibanya Pence di kota Seoul. Kunjungan Pence dimaksudkan untuk membahas rencana AS dan Korea Selatan untuk menangkal ancaman Korea Utara di masa depan.
Uji coba misil itu sendiri berakhir dengan kegagalan karena misil yang bersangkutan meledak hanya beberapa detik usai diluncurkan. Menurut mantan Menhan Inggris Malcolm Rifkind, peluncuran tersebut bisa jadi gagal karena teknologi yang digunakan pada misil tersebut memang belum memadai.
Namun Rifkind juga berspekulasi kalau gagalnya uji coba misil tersebut terjadi akibat campur tangan AS. ?Ada kepercayaan yang sangat kuat kalau AS ? melalui metode virtual ? berhasil mengganggu uji coba misil dan membuatnya gagal dalam sejumlah kesempatan,? terang Rifkind kepada wartawan BBC.
Penasihat militer AS yang tidak disebutkan namanya mengaku kalau pihaknya tidak kaget dengan uji coba peluncuran misil tersebut karena ia sudah menerima informasi intelijen mengenai kondisi sebelum dan sesudah peluncuran.
Dave Benham yang menjabat sebagai komandan Armada Pasifik AS secara terpisah menyatakan kalau pihaknya mendeteksi aktivitas peluncuran misil hingga misilnya meledak. Sekarang pihaknya tengah mencari tahu jenis misil yang digunakan oleh militer Korea Utara dalam peluncuran di Sinpo tersebut.
