HarianBernas.com – Sepakbola merupakan olahraga yang paling digemari oleh umat manusia di berbagai belahan dunia. Namun tak jarang pelaksanaan olahraga paling populer di jagad ini harus terusik oleh teror bom atau tragedi yang lainnya.
Nah, berikut ini adalah beberapa insiden teror bom yang merusak perhelatan besar dalam dunia sepakbola.
1. Dortmund vs AS Monaco
Insiden ini terjadi jelang pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions, 11 April 2017. Bus yang ditumpangi oleh kesebalasan Borussia Dortmund terkena ledakan bom sekitar 10 kilometer dari Stadion Signal Iduna.
Dalam insiden ini Marc Bartra, salah satu bek Dortmund harus dilarikan ke rumah sakit lantaran terkena pecahan kaca. Adanya ledakan bom ini membuat situasi menjelang pertandingan menjadi mencekam. Karena adanya ledakan bom, UEFA dan kedua belah pihak (Dortmund dan AS Monaco) setuju untuk menunda pertandingan.
2. Indonesia vs Manchester United
Warga Indonesia tentu belum lupa dengan insiden bom di hotel JW Mariot dan Ritz-Carlton pada tahun 2009 lalu. Meledaknya bom di Jakarta ini membuat club sepakbola raksasa asal Inggris Manchester United megurungkan niat untuk mampir ke Indonesia menghadapi All-Star Indonesia.
Tentu hal terebut membuat para fans Manchester United yang berada di Indonesia merasa kecewa berat. Seluruh pencita sepakbola tanah air sudah menanti laga besar tersebut, namun terpaksa gagal karena ulah teroris. Gagal berkunjung ke Indonesia, Manchester United pun memilih Malaysia sebagai salah satu tour Asia.
3. Brasil vs Chile
Perhelatan Piala Dunia pun tak luput dari teror bom. Pada saat Piala Dunia di Brasil, tuan rumah sedang berhadapan dengan Chile tiba-tiba saja berhembus ancaman teror bom. Peringatan tersebut muncul dalam akun Twitter Pilisi Federal Brasil.
Adanya peringatan tersebut sempat membuat gempar, namun pertandingan tetap dilanjutkan. Hingga laga usai, tidak ada bom yang meledak. Seletah melakukan penyeledikan, ternyata akun Twitter Kepolisian Brasil telah diretas.
4. Prancis vs Jerman
Ledakan bom terjadi di Stadion Stade De France, saat laga uji coba antara Prancis vs Jerman berlangsung. Ledakan bom mobil yang meledak di luar stadion Stade De France tersebut terdengar hingga kedalam stadion.
Meski pertandingan tetap dilanjutkan, namun suana di dalam stadion menjadi mencekam. Presiden Prancis yang menyaksikan laga tersebut langsung dikawal dengan ketat. Banyak penonton yang panik dan mencoba keluar dari stadion, namun pintu keluar masih ditutup oleh petugas.
5. Euro 2012
Salah satu perhelatan sepakbola terbesar di Eropa ini pun harus mengalami teror bom yang menggemparkan. Sebelum pebukaan Euro 2012 yang berlangsung di Polandia dan Ukraina, sebuah bom meledak di Stasiun Dnipropetrovsk dan tiga stasiun lainnya di Ukraina.
Dalam insiden tersebut setidaknya 27 orang harus dirawat karena mengalami luka. Pelaku bom sengaja meledakan bom mejelang perhelatan besar tersebut guna membuat ketidakstabilan di Ukraina. Bom rakitan yang meledak pukul 11.50 waktu setempat diletakan dalam tong sampah di sekitar stasiun.
6. Euro 2004
Insiden bom yang terjadi menjelang perhelatan Piala Eropa 2004 ini digadang-gadang sebagai yang terburuk di Eropa. Serangan ini terjadi di Spanyol, melibatkan 10 bom yang diletakan di beberapa stasiun kereta api, yakni: Atocha, El Pozo del Tio Raimondo, Santa Eudenia, dan Cella Tellez.
Karena ledakan bom tersebut, persiapan Piala Eropa yang akan digelar di Portugal menjadi terganggu. Dalam insiden tersebut setidaknya 191 orang meninggal dunia dan 2.050 lainya mengalami luka.
