Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Dua Kelompok Remaja di Jogja Nyaris Saling Baku Hantam

    June 22, 2026

    Gubernur Pramono Canangkan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Perkuat Integrasi Enam Moda Transportasi

    June 22, 2026

    Pilah Sampah Didorong dari Rumah, Pramono: Jakarta Tak Bisa Lagi Andalkan Buang-Angkut

    June 22, 2026

    GCP Terdepan Terus Kawal Presiden Prabowo

    June 21, 2026

    Rumah Anak Pancasila Gelar Festival Anak Pancasila Tanamkan Jiwa Pancasilais

    June 21, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Bluebird Setujui Dividen Rp166 per Saham, Catat Pendapatan Tertinggi Sejak IPO

      June 21, 2026

      Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan, Perumda Pasar Jaya Gelar Bazar UMKM dan Kuliner

      June 19, 2026

      Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

      June 15, 2026

      Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

      June 13, 2026

      Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

      June 8, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Lifestyle»Cacing Langka Raksasa yang Ratusan Tahun Dicari Ditemukan di Filipina
    Lifestyle

    Cacing Langka Raksasa yang Ratusan Tahun Dicari Ditemukan di Filipina

    Deny HermawanBy Deny HermawanApril 19, 2017Updated:September 27, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    HarianBernas.com –  Ilmuwan telah menemukan cacing langka raksasa untuk pertama-kalinya di Filipina. Makhluk yang sebelumnya didokumentasikan pada Abad ke-18 itu, dapat mencapai panjang hingga 1,55 meter dengan diameter 6 sentimeter.

    Cacing raksasa menghabiskan hidupnya di dalam cangkang, dengan kepala berada di bawah yang membuatnya dapat mengambil makanan di dalam lumpur. Walau dijuluki cacing, hewan tersebut sebenarnya adalah bivalvia, yang adalah satu kelompok dengan kerang-kerangan.

    Menurut studi yang dipublikasi di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) Amerika Serikat, hewan dengan nama latin Kuphus polythamia itu merupakan bivalvia yang dapat hidup terlama.

    Ketua penulis laporan, Daniel Distel, menemukan keberadaan cacing raksasa saat timnya bekerja di Filipina.

    “Salah satu murid kami datang dan berkata, 'lihat ini' — ia menemukan video luar biasa di situs berbagi video. Kami mencari literatur dan sumber ilmiah selama bertahun-tahun…ini adalah keajaiban media sosial,” kata Distel.

    Penemuan lewat situs berbagi video itu membuat ilmuwan dari AS, Filipina, dan Prancis menemukan dan mengumpulkan lima cacing raksasa di Mindanao. Bagi Distel yang bekerja dalam kelompok riset dan 'bank gen' yang menyimpan genetik makhluk laut langka, itu adalah penemuan besar.

    Cangkang cacing raksasa itu dihargai dengan nilai tinggi oleh kolektor cangkang. Para peneliti pun berhati-hati dan tak memberi tahu lokasi persis tempat ditemukannya hewan tersebut.

    BBC, Rabu (19/4/2017) menyebut, sebuah video memperlihatkan para ilmwan memotong salah satu ujung cangkang cacing raksasa, sebelum menggoyangkannya. Makhluk hitam panjang dan berlendir pun keluar dari cangkang berbentuk tabung itu.

    Tim peneliti tersebut terkejut dengan warna hitam bivalvia itu, karena biasanya hewan tersebut berwarna putih kekuningan cerah. Makhluk itu juga sangat berotot, meski mereka tinggal di dalam cangkang.

    Hewan tersebut termasuk ke dalam keluarga shipworm atau dikenal dengan kampang yang biasanya berukuran kecil. Mereka biasanya menggali dan mengonsumsi kayu yang membusuk.

    Cacing raksasa itu tak hanya unik karena ukurannya. Ia memakan lumpur dan sedimen laut dengan menggunakan bakteri, serta memiliki sistem pencernaan yang lebih kecil.

    Meski penemuan tersebut merupakan hal menarik, penelitian tim mengungkap ada ekosistem yang tersembunyi. Cacing itu memiliki bakteri di dalam cangkangnya yang mengubah kimia dari kayu busuk di dekatnya menjadi energi dan nutrisi, mirip dengan tanaman dan Matahari.

    Ditsel berpendapat, hal itu akan menjadi bagian besar penelitian mereka terhadap spesimen langka.

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Deny Hermawan

    Related Posts

    5 Masjid Ikonik di Malaysia dengan Arsitektur Menarik!

    June 15, 2026

    Perempuan Cerdas dan Berbakat Ramaikan Audisi Miss Indonesia 2026 di Yogyakarta

    June 14, 2026

    Hadir di Jogja, Rey’s Mediterranean Kitchen Padukan Budaya Eropa dan Timur Tengah

    May 17, 2026

    Maknai Perjuangan Emansipasi, Desainer Migi Bersama Sosialita Wanita Hebat Rayakan Hari RA Kartini

    April 23, 2026

    Seru-seruan Fun Walk Sulteng, Anwar Hafid Ikut Gowes Bareng Warga

    April 19, 2026

    Latest Women’s Shoulder Bags – Reel in All the Style Trends

    April 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Profesor Mohamed Shamji Resmi Menjabat sebagai Presiden EAACI saat Kongres 2026 Ditutup di Istanbul

    June 20, 2026

    Profesor Mohamed Shamji Resmi Menjabat sebagai Presiden EAACI saat Kongres 2026 Ditutup di Istanbul

    June 20, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    Massa dari Berbagai Daerah Turun ke Jakarta, Dukung Kebijakan Kerakyatan Prabowo

    June 19, 2026

    Putri Alya Sidik, Penulis Cilik di Tengah Rendahnya Tingkat Literasi Masyarakat

    June 10, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Dua Kelompok Remaja di Jogja Nyaris Saling Baku Hantam

    June 22, 2026

    Gubernur Pramono Canangkan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Perkuat Integrasi Enam Moda Transportasi

    June 22, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.